Apa Saja Ciri-Ciri Penyakit Leukimia Pada Anak?

Apa Saja Ciri-Ciri Penyakit Leukimia Pada Anak?

Ketahuilah bahwa leukimia atau leukemia (kanker darah) bisa terjadi pada anak-anak. Apa Saja Ciri-Ciri Penyakit Leukimia Pada Anak? Berikut ini akan kita bahas mengenai ciri-ciri penyakit leukemia yang sering terjadi pada anak. Simak pembahasannya berikut ini!

Apa Saja Ciri-Ciri Penyakit Leukimia Pada Anak?

Leukemia atau kanker sel darah putih adalah jenis kanker yang paling umum terjadi pada anak-anak dan remaja. Sel-sel darah putih abnormal terbentuk di sumsum tulang, menyebar melalui aliran darah dan mendesak sel-sel sehat. Hal ini meningkatkan risiko tubuh untuk terkena infeksi dan masalah lainnya.

Meskipun berat jika anak anda terkena kanker, anda perlu mengetahui bahwa kebanyakan anak-anak dan remaja penderita leukemia dapat berhasil disembuhkan. Lalu bagaimana ciri-ciri leukemia yang terjadi pada anak? Berikut ini penejalasannya.

Mimisan

Ciri umum dari kondisi leukemia pada anak adalah mimisan. Di mana ini adalah bentuk pendarahan maupun luka yang tak kunjung membaik. Karena kondisi darah yang tak seperti normalnya di mana trombosit di dalam tubuh anak mengalami penurunan kadar, yakni tak dapat membeku secara wajar, maka mimisan yang dialami anak bisa dialami dalam waktu lama.

Tubuh kelelahan

Tidak melakukan aktivitas yang terlalu banyak namun tubuh merasakan lelah terlalu mudah juga patut dicurigai. Anak-anak yang biasanya aktif dan ceria namun kemudian mudah pucat dan cepat lelah harus anda periksakan ke dokter. Bisa jadi ini berkaitan dengan anemia yang masih juga ada hubungannya dengan leukemia.

Kulit pucat

Pucatnya kulit, terutama wajah anak kemungkinan besar pun menjadi salah satu tanda bahwa si kecil mengidap penyakit yang berhubungan dengan peredaran darah. Kulit pucat bisa berasal dari kondisi anemia, namun ingat juga bahwa anemia juga dapat menjadi tanda leukemia.

Anemia

Kondisi kurangnya sel darah merah yang juga merujuk pada kondisi bernama anemia adalah salah satu gejala umum dari kanker darah atau penyakit leukemia pada anak. Saat sel-sel darah putih terproduksi secara berlebih pada sumsum tulang, otomatis jumlah sel darah merah pun menurun dan memicu anemia.

Nafas cepat

Ciri leukemia lainnya pada anak yang patut diwaspadai oleh para orang tua adalah nafas yang berubah cepat mengikuti gejala memucatnya kulit si kecil. Hal ini bisa jadi karena penurunan kadar sel darah merah dalam tubuh.

Sesak nafas

Tak hanya merujuk pada kondisi penyakit asma, sesak nafas pun dapat berhubungan dengan kondisi leukemia. Penimbunan sel leukemia pada area kelenjar bawah leher itulah yang menyebabkan kesulitan bernapas pada anak. Ciri yang satu ini termasuk ciri yang paling serius sehingga harus segera menghubungi atau menemui dokter ahli darah.

Demam

Demam juga menjadi kondisi paling umum yang menandakan seorang anak tengah menderita penyakit leukemia. Pada umumnya, demam pada anak yang menderita leukemia terjadi di pagi hari dan malam hari.

Kejang

Ciri yang sudah teramat serius dan perlu segera menemui dokter adalah saat rasa sakitnya sudah tak tertahankan di seluruh bagian tubuh. Ketika seorang anak sudah tak tahan lagi, maka sebagai bentuk menahan rasa sakit, tubuhnya akan mengalami kejang dan bahkan berisiko mengalami kehilangan kesadaran.

Nyeri perut

Penderita leukemia khususnya anak-anak biasanya juga mengalami nyeri di perut. Perut terasa sakit ketika terjadi penimbunan sel leukemia pada bagian ginjal, hati hingga organ limpa yang pada akhirnya menjadi bengkak karena meradang.

Tidak nafsu makan

Berlanjut dari rasa sakit perut yang cukup mengganggu, nafsu makan anak bisa saja menurun. Dan ketika selera makan anak menurun drastis dan terus berkelanjutan, maka sang anak mungkin akan mengalami penurunan berat badan secara drastis.

Bengkak

Pembengkakan juga bisa menjadi ciri umum dari anak yang menderita leukemia karena penimbunan sel leukemia di kelenjar getah bening. Pembengkakan dapat muncul di area pangkal paha, ketiak, sekeliling leher hingga bagian perut dan dada yang memang seharusnya diperiksakan. Pemeriksaan MRI atau bahkan CT scan kiranya dapat ditempuh supaya mampu memperjelas diagnosa.

Nyeri sendi

Produksi leukosit atau sel-sel darah putih saat leukemia terjadi, meningkat secara tak terkontrol. Ini menyebabkan penimbunan sel-sel darah putih di bagian sumsum tulang sehingga memicu nyeri sendi, khususnya di bagian bawah tulang punggung karena timbulnya radang juga.

Infeksi

Perlu diketahui bahwa leukosit berperan besar dalam mencegah sekaligus melawan infeksi, namun dengan pertumbuhan yang tak normal dan tak terkendali, fungsi tersebut juga ikut terganggu. Hal ini kemudian menjadi penyebab penderita leukemia mudah terkena infeksi bakteri maupun virus dan tak kunjung sembuh.

Jadi Apa Saja Ciri-Ciri Penyakit Leukimia Pada Anak? Semuanya sudah dijelaskan dalam pembahasan di atas. Untuk itu, bagi para orang tua yang anaknya mengalami hal serupa dengan gejala-gejala di atas, sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk memastikan kondisi anaknya apakah terkena leukemia atau tidak.

Semoga informasinya bermanfaat dan membantu, aamiin.

Posted by : Admin CARA MENGHILANGKAN BERCAK PUTIH

 

Baca artikel menarik lainnya :

Bagaimana Ciri-Ciri Penyakit Paru-Paru Basah?
Bagaimana Ciri-Ciri Penyakit Paru-Paru Basah?
Kenalilah Ciri-Ciri Aneurisma Aorta Berikut Ini
Kenalilah Ciri-Ciri Aneurisma Aorta Berikut Ini
Waspadai Ciri-Ciri Kanker Serviks Berikut Ini !
Waspadai Ciri-Ciri Kanker Serviks Berikut Ini !
Ciri-Ciri Terkena Penyakit Demam Berdarah
Ciri-Ciri Terkena Penyakit Demam Berdarah
Anda Menderita Kista Ovarium? Waspadai Minum Kopi!

One Reply to “Apa Saja Ciri-Ciri Penyakit Leukimia Pada Anak?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *