Seperti Apa Ciri-Ciri Penyakit Liver? Simak Berikut Ini!

Seperti Apa Ciri-Ciri Penyakit Liver? Simak Berikut Ini!

Penyakit liver merupakan istilah yang digunakan saat hati mengalami gangguan. Seperti Apa Ciri-Ciri Penyakit Liver? Simak Berikut Ini! Yang akan membahas mengenai ciri-ciri awal dari penyakit liver yang harus anda ketahui dan harus anda waspadai.

Seperti Apa Ciri-Ciri Penyakit Liver? Simak Berikut Ini!

Apa sih penyakit liver itu sebenarnya? Penyakit liver adalah penyakit yang disebabkan oleh berbagai faktor yang merusak hati, seperti virus dan penggunaan alkohol. Seiring waktu, kerusakan hati akan berdampak pada luka di jaringan atau sirosis, yang dapat menyebabkan kegagalan fungsi hati, di mana kondisi ini sangat mengancam jiwa.

Hati sendiri adalah organ yang bekerja paling keras di dalam tubuh manusia. Ogran ini berukuran seperti bola, letaknya berada tepat di bawah tulang rusuk di perut kanan atas anda. Organ ini terdiri dari 2 bagian, yakni lobus kiri dan lobus kanan. Organ ini memiliki peranan penting untuk mencerna makanan, menyingkirkan tubuh dari zat beracun, serta menyimpan cadangan energi bagi tubuh untuk digunakan bila diperlukan.

Dengan peranannya yang sangat penting dalam tubuh manusia, tentu bila ada gangguan pada organ hati akan menjadi masalah yang cukup serius, termasuk penyakit liver. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui seperti apa ciri-ciri atau gejala dari penyakit ini, agar kehadirannya bisa dideteksi sehingga bisa segera ditangani sebelum terlambat.

Dan berikut ini adalah ciri-ciri awal penyakit liver yang perlu anda ketahui dan harus anda waspadai, di antaranya adalah :

  • Mual dan muntah

Mual dan muntah merupakan salah satu ciri-ciri umum yang dapat terjadi pada penderita penyakit liver. Gejala ini terjadi setelah anda mengonsumsi makanan. Gejala ini pun dapat terjadi saat perut anda tidak terisi makanan sekalipun.

  • Nafsu makan menurun

Apabila anda merasakan bahwa nafsu makan tidak seperti biasanya dan bahkan sering tidak nafsu makan, anda perlu curiga terhadap kondisi ini khususnya jika di hari biasa nafsu makan anda cukup besar. Nafsu makan yang menurun memang tidak melulu dianggap sebagai gejala dari penyakit liver, tapi kemungkinan tetap selalu ada, apalagi jika anda menemukan kejanggalan awal lainnya.

  • Nyeri perut

Ciri-ciri penyakit liver lainnya adalah nyeri perut. Nyeri perut itu menyerang bagian atas. Saat anda merasakan nyeri perut bagian atas bisa jadi hati anda mengalami masalah seperti pembengkakan. Pembengkakan hati akan membuat penderitanya merasakan nyeri perut bagian atas.

  • Perut buncit dan keras

Inilah salah satu faktor yang membuat nafsu makan menurun, yaitu perut yang tiba-tiba membuncit dan bahkan saat ditekan pun akan terasa keras. Pemicunya adalah adanya pembengkakan di bagian hati yang kemudian terjadi penekanan berat yang ada di bagian diafragma. Pembengkakan ini terjadi disebabkan oleh cairan empedu yang menumpuk, akibat kinerja liver yang terganggu. Penekanan berat di bagian diafragma yang menjadikan rasa sakit muncul saat mengambil napas dan menghela napas. Kontraksi pada bagian hati harus diwaspadai dan periksakan ke dokter apabila sudah ada gejala semacam ini.

  • Perut terasa penuh

Penderita liver biasanya akan merasakan perutnya terasa penuh. Hal itu akibat penumpukan cairan yang telah terjadi di perut dan pembengkakan di hati yang membuat perut terasa penuh. Gejala ini jika tidak diperhatikan dengan baik bisa membuat orang salah kaprah. Mungkin gejala ini akan dikira sebagai penyakit maag. Oleh karena itu, anda perlu mencermati setiap gejala yang anda rasakan. Jika anda merasakan perut terasa penuh padahal perut belum terisi apapun, sebaiknya segera kunjungi dokter untuk dikonsultasikan.

  • Berat badan menurun

Berat badan menurun jelas bukan hal yang aneh, karena seperti disebutkan sebelumnya, penderita liver akan mengalami penurunan nafsu makan. Penderita liver memang banyak yang berat badannya menurun secara drastis. Hal itu akibat kebutuhan tubuh akan makanan dan minuman tidak tercukupi dengan baik.

  • Mudah lelah

Penderita liver juga mudah lelah, karena penurunan kadar gula secara drastis di dalam tubuhnya membuat diri penderita liver mudah lelah, lesu dan tidak bersemangat. Penyebabnya adalah ketika saluran pencernaan tidak bisa bekerja dengan baik, dia tidak mampu memecah glukosa yang ada di dalam darah, sehingga menyebabkan tubuh mengalami penurunan glukosa. Kondisi tersebut juga diperparah dengan menurunnya nafsu makan. Ketika nafsu makan berkurang, maka asupan glukosa yang masuk ke dalam tubuh akan berkurang, sehingga tubuh akan lesu, lemas dan lunglai.

  • Warna urin berubah

Ketika anda mendapati warna urin anda tidak seperti biasanya, maka itu bisa menjadi pertanda ada masalah yang terjadi dengan kesehatan anda, salah satunya adalah penyakit liver. Penyakit liver ini bisa disebabkan oleh banyak hal, salah satunya adalah virus dan juga bakteri. Nah, virus dan bakteri yang menyebabkan penyakit liver bisa membuat penderita liver akan mengalami urin yang berwarna keruh. Hal itu menjadi pertanda bahwa organ hati bekerja dengan tidak baik.

  • Tinja berwarna pucat atau bahkan bercampur darah

Tinja berwarna cokelat atau bahkan bisa bercampur dengan darah pada penderita liver. Itu terjadi ketika saluran pencernaan mengalami masalah. Saluran pencernaan tidak memiliki cairan empedu untuk memecah lemak dan memecah makanan. Dan hal itulah yang menyebabkan tinja berwana pucat bahkan bisa bercampur dengan darah.

  • Tubuh menjadi kuning

Pada banyak kasus, penyakit liver sering menyebabkan tubuh penderitanya menjadi kuning. Di mana bagian tubuh yang menguning di antaranya adalah kulit dan putih mata. Ini menjadi ciri-ciri penyakit liver yang mudah dikenali. Dan penyebab tubuh menguning sendiri adalah kadar bilirubin hati yang tinggi. Bilirubin sendiri adalah zat sisa yang bisa dihasilkan ketika terjadi penguraian sel darah merah.

  • Kulit terasa gatal

Penderita liver biasanya akan merasakan gatal, namun berbeda dengan gatal pada umumnya. Di mana penderita liver akan merasakan gatal-gatal setiap hari dan tidak akan pernah hilang sepanjang waktu. Gatal pada penderita liver sendiri disebabkan oleh peningkatan dan penumpukan kadar bilirubin yang sudah sampai ke kulit.

Dan masih banyak lagi ciri-ciri penyakit liver yang harus anda ketahui dan harus anda waspadai, di antaranya adalah :

  • Buang air besar tidak lancar.
  • Sering buang air kecil.
  • Perubahan suasana hati.
  • Gangguan pencernaan.
  • Perut kembung.
  • Kuku menjadi melengkung.
  • Mudah memar.
  • Kerusakan kulit.
  • Sakit kepala.
  • Bau badan.
  • Bau mulut.
  • Anemia.
  • Dehidrasi.
  • Mimisan.
  • Diare.
  • Keputihan.

Itulah ciri-ciri atau gejala dari penyakit liver yang harus anda waspadai. Dan demikian pembahasan mengenai “Seperti Apa Ciri-Ciri Penyakit Liver? Simak Berikut Ini!”. Semoga informasi ini bermanfaat dan bisa membantu.

Posted by : Admin CARA MENGHILANGKAN BERCAK PUTIH

 

Baca artikel menarik lainnya :

Ladies, Ketahui Ciri-Ciri Penyakit Endometriosis Berikut Ini!
Ladies, Ketahui Ciri-Ciri Penyakit Endometriosis Berikut Ini!
Seperti Apakah Ciri-Ciri Penyakit Hepatitis Itu?
Seperti Apakah Ciri-Ciri Penyakit Hepatitis Itu?
Waspadalah Dengan Ciri-Ciri Penyakit Tumor Otak!
Waspadalah Dengan Ciri-Ciri Penyakit Tumor Otak!
Ternyata Diabetes Juga Bisa Mempengaruhi Vitiligo
Ternyata Diabetes Juga Bisa Mempengaruhi Vitiligo
Apakah Kista Ovarium Bisa Berubah Menjadi Kanker?

Ladies, Ketahui Ciri-Ciri Penyakit Endometriosis Berikut Ini!

Ladies, Ketahui Ciri-Ciri Penyakit Endometriosis Berikut Ini!

Ladies, Ketahui Ciri-Ciri Penyakit Endometriosis Berikut Ini! Kali ini kita akan membahas mengenai ciri-ciri penyakit endometriosis yang menjadi salah satu penyakit yang sangat mengganggu kaum wanita meski tidak berbahaya dan mematikan. Mari simak pembahasan lengkapnya berikut ini!

Ladies, Ketahui Ciri-Ciri Penyakit Endometriosis Berikut Ini!

Endometriosis berasal dari kata endometrium, yaitu jaringan yang melapisi dinding rahim. Penyakit endometriosis ini merupakan sebuah penyakit di mana endometrium tumbuh di luar rahim. Lokasi tumbuhnya beragam, bisa di ovarium, di tuba falopi, di jaringan yang menunjang uterus, di daerah antara vagina dan rektum, bahkan bisa juga di kandung kemih.

Endometriosis bisa mengakibatkan terjadinya kista pada ovarium yang disebut kista endometrioma. Jika itu terjadi, jaringan di sekitarnya bisa ikut cedera dan membentuk jaringan parut, yang akibatnya membuat organ lengket dan saling menempel.

Endometriosis juga dapat menyebabkan masalah kesuburan pada wanita, serta sakit luar biasa saat haid. Penyakit ini juga bisa mempengaruhi indung telur, usus, serta jaringan pada tulang panggul. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui seperti apa gejala atau ciri-ciri penyakit endometriosis ini.

Nah buat para wanita, berikut ini adalah beberapa gejala atau ciri-ciri penyakit endometriosis yang harus anda ketahui dan harus anda waspadai, di antaranya adalah :

  • Sakit yang luar biasa saat haid

Jika anda menderita penyakit ini, anda akan mengalami sakit yang luar biasa saat haid. Dan sakitnya tidak berkurang meski sudah minum obat. Rasa sakitnya juga bisa menyebar hingga ke punggung dan menyebabkan kram parah di perut hingga membuat anda tidak sanggup untuk bergerak sama sekali. Biasanya, sakit yang luar biasa ini akan muncul sebelum haid hingga beberapa hari setelah haid.

  • Sakit saat buang air kecil dan buang air besar

Endometriosis terkadang mempengaruhi sistem sekresi di usus. Akibatnya, terjadi pembengkakan di area usus dan kandung kemih. Dan hal tersebut membuat anda merasakan sakit saat buang air kecil maupun buang air besar. Endometriosis juga bisa menyebabkan sembelit dan diare disertai darah pada urin dan juga feses.

  • Sakit saat berhubungan seksual

Pengidap endometriosis juga bisa merasakan sakit saat berhubungan seksual. Sakit ini bergantung pada letak endometriosis. Jika endometriosis terjadi di belakang vagina dan di bagian terendah rahim yang mempengaruhi saraf atau ikatan di rahim, penderitanya akan mengalami sakit luar biasa saat penetrasi seksual. Sementara pada kasus yang parah, penderita bisa merasakan sakit meski sudah selesai berhubungan seksual, bahkan hingga beberapa hari setelahnya.

  • Perdarahan

Endometriosis bisa menyebabkan penderitanya mengalami perdarahan hebat saat haid. Seringkali, darah yang keluar mengandung gumpalan sehingga anda terpaksa mengganti pembalut lebih sering karena banyaknya darah yang keluar. Selain itu, perdarahan juga bisa terjadi di luar haid.

  • Mual dan mudah merasa lelah

Pengidap endometriosis juga mengalami gejala berupa kelelahan luar biasa dan rasa mual hingga muntah-muntah sebelum haid datang.

  • Subfertilitas atau susah hamil

Menurut sebuah penelitian, endometriosis bisa mempengaruhi kesuburan seorang wanita. Sering terjadi, seorang wanita tidak tahu bahwa dirinya menderita penyakit ini hingga ia menyadari bahwa dirinya susah hamil dan memeriksakan diri ke dokter.

Itulah beragam gejala atau ciri-ciri penyakit endometriosis yang harus anda ketahui. Selain itu, gejala endometriosis yang bisa terjadi adalah :

  • Sakit yang luar biasa pada perut bagian bawah.
  • Sakit di sekitar pinggul.
  • Sakit di bagian punggung.
  • Gangguan pencernaan seperti perut kembung, diare, sembelit, dan mual terutama pada saat haid.

Ciri-ciri alias gejala penyakit endometriosis ini sebenarnya bervariasi tergantung pada letak di mana tumbuhnya jaringan endometrium, misalnya di ovarium, dinding luar rahim, atau vagina. Sehingga perlu diketahui bahwa dampak endometriosis berbeda-beda pada tiap penderitanya. Karena itu, sangat penting memeriksakan diri ke dokter jika mengalami gejala-gejala di atas.

Jadi Ladies, Ketahui Ciri-Ciri Penyakit Endometriosis Berikut Ini! yang sudah disebutkan di atas. Nah, untuk itu buat anda para wanita, kenalilah gejala-gejala atau ciri-ciri penyakit endometriosis di atas, agar jika suatu saat anda mengalami hal serupa, anda bisa segera memeriksakannya ke dokter.

Semoga informasinya bermanfaat dan membantu, aamiin.

Posted by : Admin CARA MENGHILANGKAN BERCAK PUTIH

 

Baca artikel menarik lainnya :

Seperti Apakah Ciri-Ciri Penyakit Hepatitis Itu?
Seperti Apakah Ciri-Ciri Penyakit Hepatitis Itu?
Waspadalah Dengan Ciri-Ciri Penyakit Tumor Otak!
Waspadalah Dengan Ciri-Ciri Penyakit Tumor Otak!
Apa Saja Ciri-Ciri Penyakit Leukimia Pada Anak?
Apa Saja Ciri-Ciri Penyakit Leukimia Pada Anak?
Waspadai Ciri-Ciri Kanker Serviks Berikut Ini !
Waspadai Ciri-Ciri Kanker Serviks Berikut Ini !
Faktor Apa Saja Yang Meningkatkan Risiko Terkena Kista Ovarium?

Seperti Apakah Ciri-Ciri Penyakit Hepatitis Itu?

Seperti Apakah Ciri-Ciri Penyakit Hepatitis Itu?

Anda harus tau Seperti Apakah Ciri-Ciri Penyakit Hepatitis Itu? Sebab dengan begitu, anda bisa sigap saat mengalami hal serupa dengan ciri-ciri penyakit tersebut dengan langsung memeriksakannya ke dokter agar bisa segera mendapatkan penanganan yang tepat. Untuk itu, simak pembahasannya berikut ini!

Seperti Apakah Ciri-Ciri Penyakit Hepatitis Itu?

Mengetahui ciri-ciri penyakit hepatitis memang sangat penting bagi semua orang. Karena penyakit ini memang menjadi sebuah ancaman bagi siapapun. Bayi, remaja, dewasa, orang tua, pria maupun wanita, semua bisa terkena penyakit hepatitis.

Hepatitis seringkali menjadi penyakit kronis karena tidak adanya penanganan terhadap gejala-gejala awal dikarenakan kurangnya pengetahuan akan gejala dan juga bahaya hepatitis. Padahal dengan mengetahu gejalanya, kita dapat mendeteksi kemunculan penyakit ini sejak dini, dan bisa segera melakukan tindakan penanganan yang tepat. Pengobatan hepatitis sejak dini membuat potensi kesembuhan dan kebal terhadap virus hepatitis sangat besar.

Minimnya pendidikan atau penyuluhan tentang penyakit hepatitis membuat orang acuh. Hal itu jelas sangat disayangkan, karena dalam dunia medis, hepatitis dikenal sebagai cikal-bakal dari berbagai penyakit hati seperti sirosis dan kanker hati. Virus hepatitis pun merupakan 1 dari 7 virus yang paling berbahaya di dunia.

Nah untuk itu, mari kita mengenal seperti apa ciri-ciri penyakit hepatitis itu. Seperti inilah ciri-ciri penyakit hepatitis yang harus anda ketahui, di antaranya :

  • Nyeri di ulu hati

Aktivitas virus yang terus menyerang hati membuat potensi hati mengalami luka dan infeksi semakin besar. Ketika virus mulai membuat kerusakan dan melukai hati, maka hati akan terasa nyeri.

  • Mudah lelah

Ketika virus hepatitis menyerang, maka tubuh akan berusaha semaksimal mungkin mengalahkan virus tersebut agar tidak sampai membuat kerusakan pada organ hati. Selain itu, cadangan energi akan digunakan untuk terus meningkatkan sistem imun. Kondisi tesebut membuat penderita hepatitis cepat kehabisan tenaga dan mudah lelah.

  • Mual

Ketika virus hepetitis menyebabkan infeksi pada organ hati, empedu yang merupakan organ paling dekat dengan hati akan terganggu dan memicu produksi asam lambung yang berlebih. Akibatnya, dapat memicu rasa mual dan pusing.

  • Muntah

Mual yang terjadi terus menerus akan membuat penderita hepatitis muntah-muntah. Tapi berbeda dari muntah pada umumnya di mana yang dimuntahkan adalah makanan atau minuman. Sementara muntah karena hepatitis memiliki aroma menyengat dan warna kekuningan mirip cairan empedu dan asam lambung. Bahkan jika sudah parah yang dimuntahkan bisa jadi darah.

  • Nafsu makan berkurang

Kondisi pencernaan yang tidak kondusif membuat penderita hepatitis tidak nafsu makan. Kemudian rasa lemas akan memperburuk kondisi ini sehingga penderita semakin tidak bernafsu untuk makan. Padahal asupan makanan sangat dibutuhkan untuk menghasilkan energi untuk membantu melawan penyakit hepatitis yang tengah menyerang.

  • Kulit, kuku, dan bola mata berwarna kuning

Jaundice atau penyakit kuning adalah tanda paling khas dari penyakit hepatitis. Jika racun hepatitis sudah menyebar ke seluruh bagian tubuh, maka bisa terjadi kegagalan hati dalam menjalankan fungsi menetralisir racun benar-benar parah. Seluruh racun yang seharusnya dicegah menyebar telah merata di seluruh pembuluh darah sehingga mengubah warna alami kulit, kuku, bahkan bagian putih pada mata. Kondisi seperti ini menandakan tingkat hepatitis sudah menghawatirkan.

  • Perut membusung

Jika virus hepatitis mengakibatkan kerusakan organ hati yang menghasilkan infeksi, maka organ hati akan luka dan membengkak. Pembengkakan hati ini akan membuat perut kanan atas jadi terlihat membusung dan berwarna kekuningan hingga terlihat garis pembuluh darah. Produksi cairan-cairan pencernaan seperti empedu dan asam lambung juga membuat perut sangat membusung sedangkan tubuh penderita kurus.

  • Urin berwarna gelap dan pekat

Hati merupakan salah satu bagian dari sistem ekskresi. Dan urin adalah salah satu zat-zat yang harus dikeluarkan. Urin orang yang sehat harusnya berwarna kuning kecoklatan jernih dan encer seperti air. Namun infeksi virus yang menimbulkan masalah pada organ hati membuat hati tidak mampu memfilter, sehingga ada zat-zat yang ikut dikeluarkan bersama urin. Akibatny urin menjadi pekat dan berwrna gelap.

  • Feses keras

Penderita hepatitis umumnya akan mengalami masalah pencernaan, salah satunya adalah fesesnya bertekstur sangat keras. Komplikasi masalah ekskresi dan pencernaan serta mungkin pengaruh dari obat-obatan yang dikonsumsi dapat menjadi penyebab feses penderita hepatitis menjadi keras.

  • Pusing

Saat organ hati mengalami kerusakan, maka racun yang harus dinetralkan hati akan terus terikut di dalam darah. Darah yang mengandung racun dan zat-zat berbahaya terus beredar ke seluruh tubuh. Ketika sampai di kepala, darah tersebut akan membuat rangsangan pada sistem saraf di kepala yang dianggap sebagai masalah. Akibatnya akan merasa pusing atau sakit kepala.

Sementara itu ciri-ciri atau gejala lainnya yang sering muncul dari penyakit hepatitis ini di antaranya adalah :

  • Berat badan menurun.
  • Nyeri di persendian.
  • Nyeri otot.
  • Diare.
  • Luka sulit kering.
  • Gangguan penglihatan.
  • Muncul ruam di kulit.
  • Kaki dan tangan bengkak tanpa sebab.
  • Gejala menyerupai sakit flu.
  • Anemia.
  • Mudah memar.
  • Depresi.

Jadi, Seperti Apakah Ciri-Ciri Penyakit Hepatitis Itu? Semuanya sudah disampaikan dalam bahasan di atas. Nah, jika anda mengalami hal serupa dengan gejala atau ciri-ciri hepatitis di atas, segera anda periksakan ke dokter untuk memastikannya, agar bisa segera mendapatkan penanganan yang tepat juga.

Semoga informasinya bermanfaat dan membantu, aamiin.

Posted by : Admin CARA MENGHILANGKAN BERCAK PUTIH

 

Baca artikel menarik lainnya :

Waspadalah Dengan Ciri-Ciri Penyakit Tumor Otak!
Waspadalah Dengan Ciri-Ciri Penyakit Tumor Otak!
Apa Saja Ciri-Ciri Penyakit Leukimia Pada Anak?
Apa Saja Ciri-Ciri Penyakit Leukimia Pada Anak?
Bagaimana Ciri-Ciri Penyakit Paru-Paru Basah?
Bagaimana Ciri-Ciri Penyakit Paru-Paru Basah?
Ciri-Ciri Seseorang Menderita Penyakit Bronkitis
Ciri-Ciri Seseorang Menderita Penyakit Bronkitis
Adakah Makanan yang Bisa Menyebabkan Kista Ovarium?

Waspadalah Dengan Ciri-Ciri Penyakit Tumor Otak!

Waspadalah Dengan Ciri-Ciri Penyakit Tumor Otak!

Waspadalah Dengan Ciri-Ciri Penyakit Tumor Otak! Anda harus tau gejala atau ciri-ciri dari penyakit tumor otak, agar anda bisa mengetahui kehadirannya dan bisa segera melakukan tindakan sigap dengan memeriksakannya untuk memastikannya, supaya anda juga bisa segera mendapatkan penanganan yang tepat.

Waspadalah Dengan Ciri-Ciri Penyakit Tumor Otak!

Tumor otak adalah pertumbuhan sel-sel abnormal di dalam atau di sekitar organ otak yang sulit dikontrol oleh tubuh manusia. Tumor yang membesar di otak akan mendesak jaringan di sekitarnya. Pendesakan inilah yang akan menyebabkan berbagai gejala yang dirasakan oleh penderita tumor otak. Dan tumor otak ini dapat menyerang siapa saja, namun sebagian besar kasusnya terjadi pada orang dewasa.

Ada bermacam-macam jenis tumor otak yang dibedakan ke dalam dua kelompok berdasarkan perkembangannya, yaitu tumor jinak (tidak bersifat kanker) dan tumor ganas (bersifat kanker). Tumor yang tumbuh di otak dikenal dengan istilah tumor otak primer, sedangkan tumor yang tumbuh di bagian lain dari tubuh dan menyebar hingga ke otak disebut dengan tumor otak sekunder atau metastatik.

Tingkatan tumor otak terbagi dari tingkat 1 hingga tingkat 4. Pengelompokan ini didasari oleh perilaku tumor itu sendiri, seperti lokasi tumbuhnya tumor, kecepatan pertumbuhan, dan cara penyebarannya. Tumor otak yang tergolong jinak dan tidak berpotensi ganas berada pada tingkat 1 dan 2. Sedangkan pada tingkat 3 dan 4, biasanya sudah berpotensi menjadi kanker dan sering disebut sebagai tumor otak ganas atau kanker otak.

Karena tumor otak ini berbahaya dan mematikan, tentu kita harus waspada dengan kemunculan penyakitnya. Mengetahui gejalanya pun menjadi hal yang penting bagi ketika, sehingga kita bisa waspda terhadap ciri-ciri penyakit tumor otak ini. Dan berikut ini adalah beberapa ciri-ciri yang patut diwaspadai sebagai gejala tumor otak, di antaranya :

Sakit kepala

Sakit kepala merupakan gejala yang umum dikeluhkan oleh penderita tumor otak. Sakit kepala terjadi akibat pertumbuhan jaringan otak yang terus-menerus dan mendesak jaringan di sekitarnya. Desakan ini akan menekan jaringan yang sensitif dan kaya reseptor nyeri, seperti lapisan selaput otak. Intensitas sakit kepala dapat semakin meningkat seiring dengan pembesaran tumor.

Kejang

Pertumbuhan jaringan otak dapat mendesak jaringan di sekitarnya dan menyebabkan berbagai gejala, salah satunya adalah kejang. Kejang terjadi karena keberadaan tumor di tengah jaringan normal otak, membuat metabolisme otak terganggu dan mencetuskan aliran elektrik yang abnormal.

Gangguan penglihatan

Gangguan penglihatan merupakan salah satu gejala tumor otak, khususnya tumor otak yang menekan saraf penglihatan. Mengapa bisa? Otak diibaratkan sebagai ‘mesin’ pengatur tubuh manusia, karena itu kerusakan pada otak dapat menyebabkan berbagai gangguan fungsi organ. Gejala-gejala lain yang dapat dikeluhkan oleh penderita tumor otak adalah gangguan pendengaran, gangguan koordinasi tubuh, dan gangguan bicara.

Mual dan muntah

Penderita tumor otak juga dapat mengeluhkan mual dan muntah. Hal ini terjadi karena pusat mual terletak pada medulla oblongata, yang dapat tertekan oleh adanya tumor otak.

Waspadalah Dengan Ciri-Ciri Penyakit Tumor Otak! Jika anda mengalami satu-dua gejala yang seperti disebutkan di atas, jangan cemas dulu, namun anda tetap harus waspada. Segera temui dokter dan periksakan kondisi anda! Ingatlah, semakin dini tumor otak terdeteksi, maka kemungkinan sembuh dari penyakitnya juga lebih besar!

Posted by : Admin CARA MENGHILANGKAN BERCAK PUTIH

 

Baca artikel menarik lainnya :

Apa Saja Ciri-Ciri Penyakit Leukimia Pada Anak?
Apa Saja Ciri-Ciri Penyakit Leukimia Pada Anak?
Bagaimana Ciri-Ciri Penyakit Paru-Paru Basah?
Bagaimana Ciri-Ciri Penyakit Paru-Paru Basah?
Kenalilah Ciri-Ciri Aneurisma Aorta Berikut Ini
Kenalilah Ciri-Ciri Aneurisma Aorta Berikut Ini
Ciri-Ciri Orang Yang Menderita Penyakit TBC
Ciri-Ciri Orang Yang Menderita Penyakit TBC
Apakah Penderita Kista Ovarium Masih Bisa Hamil?

Apa Saja Ciri-Ciri Penyakit Leukimia Pada Anak?

Apa Saja Ciri-Ciri Penyakit Leukimia Pada Anak?

Ketahuilah bahwa leukimia atau leukemia (kanker darah) bisa terjadi pada anak-anak. Apa Saja Ciri-Ciri Penyakit Leukimia Pada Anak? Berikut ini akan kita bahas mengenai ciri-ciri penyakit leukemia yang sering terjadi pada anak. Simak pembahasannya berikut ini!

Apa Saja Ciri-Ciri Penyakit Leukimia Pada Anak?

Leukemia atau kanker sel darah putih adalah jenis kanker yang paling umum terjadi pada anak-anak dan remaja. Sel-sel darah putih abnormal terbentuk di sumsum tulang, menyebar melalui aliran darah dan mendesak sel-sel sehat. Hal ini meningkatkan risiko tubuh untuk terkena infeksi dan masalah lainnya.

Meskipun berat jika anak anda terkena kanker, anda perlu mengetahui bahwa kebanyakan anak-anak dan remaja penderita leukemia dapat berhasil disembuhkan. Lalu bagaimana ciri-ciri leukemia yang terjadi pada anak? Berikut ini penejalasannya.

Mimisan

Ciri umum dari kondisi leukemia pada anak adalah mimisan. Di mana ini adalah bentuk pendarahan maupun luka yang tak kunjung membaik. Karena kondisi darah yang tak seperti normalnya di mana trombosit di dalam tubuh anak mengalami penurunan kadar, yakni tak dapat membeku secara wajar, maka mimisan yang dialami anak bisa dialami dalam waktu lama.

Tubuh kelelahan

Tidak melakukan aktivitas yang terlalu banyak namun tubuh merasakan lelah terlalu mudah juga patut dicurigai. Anak-anak yang biasanya aktif dan ceria namun kemudian mudah pucat dan cepat lelah harus anda periksakan ke dokter. Bisa jadi ini berkaitan dengan anemia yang masih juga ada hubungannya dengan leukemia.

Kulit pucat

Pucatnya kulit, terutama wajah anak kemungkinan besar pun menjadi salah satu tanda bahwa si kecil mengidap penyakit yang berhubungan dengan peredaran darah. Kulit pucat bisa berasal dari kondisi anemia, namun ingat juga bahwa anemia juga dapat menjadi tanda leukemia.

Anemia

Kondisi kurangnya sel darah merah yang juga merujuk pada kondisi bernama anemia adalah salah satu gejala umum dari kanker darah atau penyakit leukemia pada anak. Saat sel-sel darah putih terproduksi secara berlebih pada sumsum tulang, otomatis jumlah sel darah merah pun menurun dan memicu anemia.

Nafas cepat

Ciri leukemia lainnya pada anak yang patut diwaspadai oleh para orang tua adalah nafas yang berubah cepat mengikuti gejala memucatnya kulit si kecil. Hal ini bisa jadi karena penurunan kadar sel darah merah dalam tubuh.

Sesak nafas

Tak hanya merujuk pada kondisi penyakit asma, sesak nafas pun dapat berhubungan dengan kondisi leukemia. Penimbunan sel leukemia pada area kelenjar bawah leher itulah yang menyebabkan kesulitan bernapas pada anak. Ciri yang satu ini termasuk ciri yang paling serius sehingga harus segera menghubungi atau menemui dokter ahli darah.

Demam

Demam juga menjadi kondisi paling umum yang menandakan seorang anak tengah menderita penyakit leukemia. Pada umumnya, demam pada anak yang menderita leukemia terjadi di pagi hari dan malam hari.

Kejang

Ciri yang sudah teramat serius dan perlu segera menemui dokter adalah saat rasa sakitnya sudah tak tertahankan di seluruh bagian tubuh. Ketika seorang anak sudah tak tahan lagi, maka sebagai bentuk menahan rasa sakit, tubuhnya akan mengalami kejang dan bahkan berisiko mengalami kehilangan kesadaran.

Nyeri perut

Penderita leukemia khususnya anak-anak biasanya juga mengalami nyeri di perut. Perut terasa sakit ketika terjadi penimbunan sel leukemia pada bagian ginjal, hati hingga organ limpa yang pada akhirnya menjadi bengkak karena meradang.

Tidak nafsu makan

Berlanjut dari rasa sakit perut yang cukup mengganggu, nafsu makan anak bisa saja menurun. Dan ketika selera makan anak menurun drastis dan terus berkelanjutan, maka sang anak mungkin akan mengalami penurunan berat badan secara drastis.

Bengkak

Pembengkakan juga bisa menjadi ciri umum dari anak yang menderita leukemia karena penimbunan sel leukemia di kelenjar getah bening. Pembengkakan dapat muncul di area pangkal paha, ketiak, sekeliling leher hingga bagian perut dan dada yang memang seharusnya diperiksakan. Pemeriksaan MRI atau bahkan CT scan kiranya dapat ditempuh supaya mampu memperjelas diagnosa.

Nyeri sendi

Produksi leukosit atau sel-sel darah putih saat leukemia terjadi, meningkat secara tak terkontrol. Ini menyebabkan penimbunan sel-sel darah putih di bagian sumsum tulang sehingga memicu nyeri sendi, khususnya di bagian bawah tulang punggung karena timbulnya radang juga.

Infeksi

Perlu diketahui bahwa leukosit berperan besar dalam mencegah sekaligus melawan infeksi, namun dengan pertumbuhan yang tak normal dan tak terkendali, fungsi tersebut juga ikut terganggu. Hal ini kemudian menjadi penyebab penderita leukemia mudah terkena infeksi bakteri maupun virus dan tak kunjung sembuh.

Jadi Apa Saja Ciri-Ciri Penyakit Leukimia Pada Anak? Semuanya sudah dijelaskan dalam pembahasan di atas. Untuk itu, bagi para orang tua yang anaknya mengalami hal serupa dengan gejala-gejala di atas, sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk memastikan kondisi anaknya apakah terkena leukemia atau tidak.

Semoga informasinya bermanfaat dan membantu, aamiin.

Posted by : Admin CARA MENGHILANGKAN BERCAK PUTIH

 

Baca artikel menarik lainnya :

Bagaimana Ciri-Ciri Penyakit Paru-Paru Basah?
Bagaimana Ciri-Ciri Penyakit Paru-Paru Basah?
Kenalilah Ciri-Ciri Aneurisma Aorta Berikut Ini
Kenalilah Ciri-Ciri Aneurisma Aorta Berikut Ini
Waspadai Ciri-Ciri Kanker Serviks Berikut Ini !
Waspadai Ciri-Ciri Kanker Serviks Berikut Ini !
Ciri-Ciri Terkena Penyakit Demam Berdarah
Ciri-Ciri Terkena Penyakit Demam Berdarah
Anda Menderita Kista Ovarium? Waspadai Minum Kopi!

Bagaimana Ciri-Ciri Penyakit Paru-Paru Basah?

Bagaimana Ciri-Ciri Penyakit Paru-Paru Basah?

Siapa yang tak kenal penyakit paru-paru basah? Salah satu penyakit berbahaya yang harus diwaspadai. Lalu Bagaimana Ciri-Ciri Penyakit Paru-Paru Basah? Mari kita cari tau bersama dalam pembahasan berikut ini!

Bagaimana Ciri-Ciri Penyakit Paru-Paru Basah?

Paru-paru basah adalah penumpukan cairan di lapisan luar paru-paru. Dalam istilah kedokterannya, paru-paru basah dikenal dengan nama efusi pleura. Paru-paru basah dapat disebabkan oleh berbagai penyebab seperti penyakit TB paru, gagal jantung, infeksi paru, gagal ginjal, tumor paru, dll.

Gejala paru-paru basah tergantung dari banyak sedikitnya cairan yang menupuk pada lapisan luar paru-paru tersebut. Jika jumlah cairan banyak, anda dapat merasakan sesak nafas dan batuk. Jika terjadi infeksi pada selaput luar paru paru, maka anda juga dapat merasakan nyeri pada bagian dada. Dan berikut ini adalah ciri-ciri dari penyakit paru-paru basah yang sering muncul, di antaranya :

  • Sakit dan terasa berat pada bagian dada sehingga dapat menyebabkan sesak nafas
  • Terserang demam ringan hingga berat yang mencapai 40 derajat celcius
  • Mengalami batyuk kering yang terkadang diikuti dengan cairan darah
  • Otot otot tubuh terasa pegal dan timbul nyeri
  • Perut sakit, Merasa mual mula dan keinginan untuk muntah
  • Detak jantung dan nafas relatif lebih cepat
  • Kulit pucat membiruketika kondisi paru paru tidak mendapat pasokan oksigenn yang memadai
  • Merasa gelisah dan bingung sehingga menyebabkan tidak dapat berkonsentrasi

Gejala lainnya dari paru-paru basah tergantung pada penyebab paru-paru basah itu sendiri. Jika anda merasakan gejala yang disebutkan di atas, sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk dapat memastikannya. Dokter akan mewawancari anda untuk menemukan gejala lainnya serta mencari penyebab paru-paru basah yang anda alami serta melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan rontgent paru untuk memastikan diagnosis.

Jika cairan dalam paru-paru anda cukup banyak, dokter akan melakukan pengeluaran cairan dengan penyedotan cairan paru-paru atau melalui selang khusus. Selanjutnya cairan yang keluar tersebut akan diperiksa. Pemeriksaan cairan paru-paru tersebut dapat menentukan kemungkinan penyebab cairan paru-paru tersebut sehingga penanganan dapat dilakukan sesuai dengan penyebab paru-paru basah yang anda alami.

Jadi Bagaimana Ciri-Ciri Penyakit Paru-Paru Basah? Semuanya sudah dijelaskan dalam pembahasan di atas. Dan penting bagi kita untuk mengenali ciri-ciri penyakit paru-paru basah yang sudah disebutkan di atas. Karena dengan mengenali ciri-ciri atau gejala paru-paru basah, maka kita bisa segera pergi ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat sebelum kondisinya bertambah parah.

Posted by : Admin CARA MENGHILANGKAN BERCAK PUTIH

 

Baca artikel menarik lainnya :

Kenalilah Ciri-Ciri Aneurisma Aorta Berikut Ini
Kenalilah Ciri-Ciri Aneurisma Aorta Berikut Ini
Waspadalah Dalam Mengenali Ciri-Ciri Penyakit Usus Buntu
Waspadalah Dalam Mengenali Ciri-Ciri Penyakit Usus Buntu
Ciri-Ciri Seseorang Menderita Penyakit Bronkitis
Ciri-Ciri Seseorang Menderita Penyakit Bronkitis
Ciri-Ciri Orang Yang Menderita Penyakit TBC
Ciri-Ciri Orang Yang Menderita Penyakit TBC
Bagaimana Tanda-Tanda Kista Ovarium Pada Wanita?

Kenalilah Ciri-Ciri Aneurisma Aorta Berikut Ini

Kenalilah Ciri-Ciri Aneurisma Aorta Berikut Ini

Aneurisma aorta merupakan salah satu penyakit yang tidak begitu populer. Untuk itu, Kenalilah Ciri-Ciri Aneurisma Aorta Berikut Ini karena penyakit ini cukup serius dan perlu mendapat penanganan segera. Simak pembahasannya!

Kenalilah Ciri-Ciri Aneurisma Aorta Berikut Ini

Aneurisma aorta (terkadang ada yang menyebut aneurisme aorta) adalah kondisi yang ditandai dengan munculnya benjolan pada dinding aorta atau melemahnya dinding aorta. Aorta merupakan pembuluh darah utama dan terbesar pada tubuh manusia yang berfungsi untuk mengalirkan darah dengan kandungan oksigen tinggi dari jantung ke seluruh tubuh.

Jika aneurisma aorta dibiarkan, dinding aorta dapat pecah dan bisa mengakibatkan perdarahan dengan risiko kematian. Ada dua jenis aneurisma aorta, yaitu :

  • Aneurisma aorta abdominal

Ini merupakan jenis aneurisma aorta yang paling umum terjadi. Pada kondisi ini, pembesaran atau benjolan terjadi pada bagian bawah aorta.

  • Aneurisma aorta torakal

Pada kondisi ini, pembesaran atau pelemahan terjadi pada aorta bagian atas.

  • Aneurisma aorta torako-abdominal

Jenis aneurisma ini terjadi di antara bagian atas dan bawah aorta.

Lalu seperti apa Ciri-Ciri Aneurisma Aorta itu?

Aneurisma aorta biasanya sulit dideteksi, karena seringkali berkembang secara lambat dan tanpa gejala. Pada kasus aneurisma aorta abdominal, beberapa gejala yang dapat dirasakan oleh penderitanya adalah :

  • Nyeri konstan dari dalam perut atau di bagian samping perut.
  • Nyeri punggung.
  • Sensasi berdenyut di sekitar pusar.

Sedangkan pada kasus aneurisma aorta torakal, beberapa gejala yang mungkin muncul adalah :

  • Batuk.
  • Suara menjadi serak.
  • Napas pendek.
  • Nyeri pada dada atau dada menjadi sensitif.
  • Nyeri punggung.

Diagnosis aneurisma aorta sulit dilakukan karena sering kali tidak memiliki gejala. Seorang dokter mungkin menemukannya secara kebetulan selama pemeriksaan fisik lainnya. Sementara itu, aneurisma toraks dapat menyebabkan murmur jantung, sedangkan aneurisma perut terasa adanya denyutan di daerah perut.

Jika salah satu gejala terdeteksi, maka kondisi pasien perlu diperiksa dengan teliti. Karena aneurisma aorta berisiko tinggi menyebabkan pecahnya dinding arteri, dokter akan memantau pasien dengan hati-hati. Bahkan ketika dinding arteri sudah melebar lebih dari 5 cm, beberapa tes yang harus dilakukan meliputi :

  • Ultrasound
  • Angiografi
  • Magnetic resonance imaging (MRI)
  • Computed tomography (CT Scan)

Selain menyebabkan resiko pembuluh darah arteri membengkak, aneurisma aorta ini juga memiliki komplikasi dimana bisa mempengaruhi kondisi kesehatan tubuh lainnya dan dapat menimbulkan gejala- gejala seperti penyakit yang lain. Beberapa gejala yang dapat terjadi karena aneurisma aorta adalah berikut ini :

  • Perut terasa mual
  • Kepala terasa pusing
  • Hilangnya kesadaran
  • Muntah
  • Sesak nafas atau asma
  • Pembengkakan pada pergelangan kaki
  • Pendarahan internal
  • Kematian mendadak yang diakibatkan oleh pendarahan internal

Kenalilah Ciri-Ciri Aneurisma Aorta Berikut Ini yang sudah disebutkan di atas. Jika anda mengalami hal yang serupa dengan ciri-ciri aneurisma aorta di atas, segeralah periksakan ke dokter agar bisa segera mendapatkan penanganan yang tepat.

Posted by : Admin CARA MENGHILANGKAN BERCAK PUTIH

Baca artikel menarik lainnya :

Waspadalah Dalam Mengenali Ciri-Ciri Penyakit Usus Buntu
Waspadalah Dalam Mengenali Ciri-Ciri Penyakit Usus Buntu
Cara Menghilangkan Keputihan yang Gatal dan Bau
Cara Menghilangkan Keputihan yang Gatal dan Bau
Kenali Ciri-Ciri Penyakit Ginjal Bocor Berikut Ini !
Kenali Ciri-Ciri Penyakit Ginjal Bocor Berikut Ini !
Waspadai Ciri-Ciri Kanker Serviks Berikut Ini !
Waspadai Ciri-Ciri Kanker Serviks Berikut Ini !
Pengobatan Herbal Kista Ovarium Tanpa Operasi

Waspadalah Dalam Mengenali Ciri-Ciri Penyakit Usus Buntu

Waspadalah Dalam Mengenali Ciri-Ciri Penyakit Usus Buntu

Waspadalah Dalam Mengenali Ciri-Ciri Penyakit Usus Buntu, karena gejala usus buntu yang paling utama adalah sakit perut. Dan seperti yang sudah kita ketahui bersama, sakit perut bisa disebabkan oleh penyakit apa saja, bahkan sakit perut sangat identik sebagai gejala sakit maag. Oleh karena itu, mari kenali dengan baik seperti apa cii-ciri dan gejala usus buntu sebenarnya !

Waspadalah Dalam Mengenali Ciri-Ciri Penyakit Usus Buntu

Usus buntu adalah bagian usus normal yang memiliki bentuk seperti cacing sehingga disebut juga dengan umbai cacing. Nama usus buntu sendiri merupakan istilah yang menggambarkan bahwa usus itu memang memiliki ujung yang buntu, tidak seperti usus lainnya yang ujungnya berlubang sampai anus. Usus buntu sendiri secara normal terletak di bagian perut kanan bawah.

Usus buntu sering kali bermasalah yang sering disebut penyakit usus buntu. Penyakit usus buntu ini terjadi ketika usus buntu mengalami peradangan. Dalam istilah medis disebut Apendisitis. Di mana saat mengalami peradangan, usus buntu akan membengkak, penuh dengan nanah yang terdiri dari bakteri dan sel-sel mati sebagai akibat dari infeksi. Jika penyakit usus buntu ini tidak segera diobati, maka usus buntu bisa semakin membengkak dan akhirnya bisa sampai pecah, dan membuat isinya menyebar ke seluruh rongga perut sehingga berpotensi menyebabkan infeksi yang luas. Kondisi itu akan mengancam nyawa. Oleh karenanya, sangat penting untuk mengenali ciri-ciri penyakit usus buntu, dan juga tanda-tanda bahaya usus buntu yang berarti gawat.

Gejala Awal Penyakit Usus Buntu

Saat usus buntu mengalami peradangan, gejala awal yang muncul adalah sakit perut. Namun, seperti yang kita ketahui bersama, sakit perut adalah gejala yang sangat umum bagi banyak penyakit. Tidak hanya usus buntu saja yang bisa menimbulkan gejala sakit perut, infeksi saluran kemih dan penyakit radang panggul juga bisa ditandai gejala sakit perut. Oleh karenanya diperlukan kewaspadaan akan sakit perut yang dialami, bisa jadi itu gejala penyakit serius, salah satunya adalah penyakit usus buntu yang tengah kita bahas saat ini.

Inilah Ciri Khas Sakit Perut Pada Penyakit Usus Buntu

Namun meskipun sakit perut memang gejala umum bagi banyak penyakit, tapi sakit perut yang menandai penyakit usus buntu ternyata memiliki gejala yang khas, yaitu Sakit perut dimulai pada daerah tengah atau sekitar pusar yang terasa hilang timbul. Dalam hitungan jam, rasa sakit tersebut perlahan-lahan bergerak ke bagian perut kanan bawah perut dan cenderung fokus pada titik lokasi di mana usus buntu berada. Sakit perut pada titik tersebut akan terasa semakin parah dan konstan, jika disentuh akan terasa sakit. Sakit perut akan semakin memburuk saat batuk, bersin, mengambil nafas dalam, berjalan, atau gerakan tubuh lainnya yang menekan perut kanan bawah.

Ciri-Ciri Penyakit Usus Buntu Lainnya

Jika Anda terkena penyakit usus buntu, beberapa gejala lain yang bisa Anda rasakan di antaranya :

  • Mual
  • Muntah
  • Meriang
  • Tidak nafsu makan
  • Diare
  • Sembelit
  • Suhu tubuh meningkat
  • Wajah memerah
  • Perut kembung
  • Susah buang angin (kentut)

Tanda lain yang juga khas pada penyakit usus buntu adalah perut kanan bagian bawah akan terasa sakit saat ditekan, dan rasa sakit akan semakin terasa sesaat setelah tekanan dilepaskan. Kondisi itu disebut dengan “rebound tenderness” atau “nyeri lepas”.

Itulah beberapa gejala atau ciri-ciri dari penyakit usus buntu yang harus Anda ketahui. Dan ketahui juga bahwa penyakit usus buntu ini bisa terjadi pada siapa saja, termasuk pada anak serta pada ibu hamil, di mana gejala usus buntu pada keduanya tidak jauh berbeda. Untuk mendiagnosis penyakit usus buntu ini, dokter akan mulai dengan wawancara singkat mengenai riwayat kesehatan Anda, dan meminta rincian tentang rasa sakit perut, gejala lain yang dialami, kondisi medis yang mungkin dimiliki, dan menanyakan adakah kebiasaan minum alkohol atau obat.

Jadi, Waspadalah Dalam Mengenali Ciri-Ciri Penyakit Usus Buntu. Segera periksakan ke dokter jika Anda merasakan sakit perut yang tak biasa, apalagi jika sampai merasakannya dalam beberapa hari. Ingat, penyakit usus buntu merupakan penyakit yang cukup serius dan bahkan berisiko kematian jika tidak mendapatkan penanganan yang tepat dan cepat.

Posted by : Admin CARA MENGHILANGKAN BERCAK PUTIH

 

Baca artikel menarik lainnya :

Cara Menghilangkan Keputihan yang Gatal dan Bau
Cara Menghilangkan Keputihan yang Gatal dan Bau
Ciri-Ciri Penyakit Radang Prostat
Ciri-Ciri Penyakit Radang Prostat
Ciri-Ciri Penyakit Polip Hidung
Ciri-Ciri Penyakit Polip Hidung
Waspadai Ciri-Ciri Kanker Serviks Berikut Ini !
Waspadai Ciri-Ciri Kanker Serviks Berikut Ini !
Tidak Mencuci Muka Sebelum Tidur, Inilah Akibatnya

Ciri-Ciri Penyakit Radang Prostat

Ciri-Ciri Penyakit Radang Prostat

Radang prostat merupakan salah satu penyakit yang paling diwaspadai oleh pria. Pasalnya, penyakit ini berisiko menyebabkan impotensi. Oleh karena itu, mengetahui Ciri-Ciri Penyakit Radang Prostat sangatlah penting bagi para pria. Karena dengan mengetahui ciri-cirinya, radang prostat bisa Anda deteksi kemunculannya dengan segera. Dan itu sangat penting, agar risiko impotensi akibat radang prostat bisa dihindari.

Ciri-Ciri Penyakit Radang Prostat

Sebelum mengetahui apa saja ciri-ciri atau gejala penyakit radang prostat, Kita bahas terlebih dahulu sedikit tentang penyakit radang prostat.

Radang prostat adalah salah satu masalah kesehatan yang cukup sering ditemukan pada kaum pria. Dan radang prostat ini merupakan permasalahan yang cukup serius bagi kaum pria. Sebab, prostat sendiri merupakan salah satu bagian penting dari sistem reproduksi pria. Sehingga, ketika prostat mengalami masalah seperti peradangan, maka itu artinya sistem reproduksi pria pun akan ikut terkena masalah, yaitu impotensi. Ya, jika radang prostat tidak segera ditangani, maka risikonya adalah mengalami impotensi. Cukup mengerikan bagi pria. Pasalnya, impotensi merupakan masalah seksual yang sangat mengganggu, apalagi bagi pria yang sudah menikah. Hal itu berisiko merusak keharmonisan rumah tangga.

Namun perlu Anda ketahui, radang prostat berbeda dengan kanker prostat. Dan bahkan radang prostat juga tidak berisiko menjadi kanker prostat. Namun meskipun tidak berbahaya seperti kanker prostat, tapi radang prostat tetap terbilang penyakit yang serius, seperti yang telah dikatakan tadi. Dan umumnya, radang prostat terjadi pada pria usia di bawah 50 tahun. Meskipun memang pada dasarnya semua pria tetap berisiko mengalami radang prostat.

Baca Juga : Menangani Miom dengan Cara Alami Sampai ke Akarnya

Pada tiap kasus radang prostat bisa mengalami gejala yang berbeda, sesuai jenis radang prostat yang dialaminya. Bahkan pada beberapa kasus juga sering kali tidak ditemukan gejala, sehingga radang prostat tersebut tidak diketahui dan tidak disadari penderitanya. Beberapa gejala yang mungkin terjadi pada radang prostat antara lain yaitu :

  • Nyeri saat berkemih dan aliran urinnya lemah
  • Selalu ingin buang air kecil atau susah buang air kecil
  • Nyeri punggung bawah, daerah dubur dan pangkal penis (bagian belakang skrotum)
  • Demam menggigil, nyeri sendi, dan pegal-pegal
  • Selalu ingin buang air besar
  • Nyeri setelah ejakulasi dan terdapat darah pada air mani
  • Sedangkan pada salah satu jenis radang prostat tidak ada gejala yang dirasakan

Itulah beberapa gejala dan Ciri-Ciri Penyakit Radang Prostat yang harus Anda ketahui. Ketika Anda merasakan hal yang serupa dengan gejala-gejala tersebut, maka segera periksakan ke dokter untuk memastikannya. Dan untuk mengobatinya, Kami menawarkan Anda obat radang prostat herbal ACE MAXS yang sudah TERBUKTI AMPUH dan AMAN mengobati radang prostat tanpa efek samping.

Baca Juga :

Apa Saja Ciri-Ciri Penyakit Miom?

Cara Menghilangkan Miom dengan Ampuh Tanpa Operasi

Kenali Perbedaan Ciri-Ciri Sinusitis dengan Polip Hidung !

Posted by : Admin CARA MENGHILANGKAN BERCAK PUTIH

Apa Saja Ciri-Ciri Penyakit Miom?

Apa Saja Ciri-Ciri Penyakit Miom?

Miom merupakan salah satu penyakit yang patut diwaspadai oleh para wanita. Oleh karenanya, para wanita harus tau Apa Saja Ciri-Ciri Penyakit Miom? Nah untuk itu, dalam kesempatan ini Kita akan membahas seperti apa saja ciri-ciri dari penyakit miom yang harus Anda kenali. Dan jika suatu waktu merasakan hal yang serupa dengan ciri-ciri penyakit miom ini, segera lakukan tindakan penanganan.

Apa Saja Ciri-Ciri Penyakit Miom?

Sebelum mengetahui apa saja ciri-ciri atau gejala penyakit miom, Kita bahas terlebih dahulu sedikit tentang penyakit miom.

Miom dalam dunia medis dikenal dengan nama fibroid, yaitu tumor jinak yang tumbuh di dalam atau di sekitar rahim. Miom memang hanya sebuah istilah yang sering digunakan oleh masyarakat Kita untuk kondisi fibroid. Selain disebut miom, fibroid juga disebut mioma uteri. Miom juga dikenal dengan nama leiomioma, yang artinya tumor jinak pada otot polos, yaitu otot-otot yang membentuk dinding rahim.

Miom menjadi salah satu penyakit yang ditakuti oleh para wanita, bukan karena mematikan. Tapi karena miom merupakan penyakit yang berisiko menyebabkan keguguran dan kemandulan. Miom juga sangat mengganggu kehadirannya dengan serangkaian gejala yang ditimbulkannya. Meskipun memang miom juga terkadang tidak menimbulkan gejala yang jelas (artinya, gejalanya samar), jika miom baru berukuran kecil. Ukuran miom sendiri bisa berkisar antara 1 mm hingga 20 cm. Gejala miom baru akan mulai terasa jelas ketika ukuran miom mulai membesar.

Baca Juga : Obat Miom Herbal Yang Sudah Terbukti Ampuh

Dan berikut ini adalah gejala atau ciri-ciri dari penyakit miom, antara lain :

  • Gangguan menstruasi, seperti menstruasi lebih lama, lebih banyak, dan nyeri berlebihan.
  • Sakit dan tidak nyaman saat berhubungan seksual.
  • Mengalami perdarahan di luar menstruasi.
  • Adanya spotting atau bercak darah sebelum atau sesudah menstruasi.
  • Perut, panggul, atau punggung bagian bawah terasa nyeri.
  • Perut terasa tertekan dan terlihat sedikit benjolan.
  • Sulit buang air besar.
  • Sering merasa ingin buang air kecil.
  • Sulit hamil.

Itulah beberapa gejala dan ciri-ciri penyakit miom yang harus Anda ketahui. Ketika Anda merasakan hal yang serupa dengan gejala-gejala tersebut, segera periksakan ke dokter untuk memastikannya. Dan untuk mengobatinya, Kami menawarkan Anda obat miom herbal Jelly Gamat Gold G yang sudah TERBUKTI AMPUH dan AMAN mengobati miom tanpa operasi dan tanpa efek samping. Jadi, Apa Saja Ciri-Ciri Penyakit Miom? Sudah dijelaskan di atas, berikut dengan solusi terbaik untuk mengobatinya.

Baca Juga :

Kenali Perbedaan Ciri-Ciri Sinusitis dengan Polip Hidung !

Ciri-Ciri Penyakit Polip Hidung

Ketahuilah Ciri-Ciri Malnutrisi Pada Anak Berikut Ini !

Posted by : Admin CARA MENGHILANGKAN BERCAK PUTIH