Waspadalah Dalam Mengenali Ciri-Ciri Penyakit Usus Buntu

Waspadalah Dalam Mengenali Ciri-Ciri Penyakit Usus Buntu

Waspadalah Dalam Mengenali Ciri-Ciri Penyakit Usus Buntu, karena gejala usus buntu yang paling utama adalah sakit perut. Dan seperti yang sudah kita ketahui bersama, sakit perut bisa disebabkan oleh penyakit apa saja, bahkan sakit perut sangat identik sebagai gejala sakit maag. Oleh karena itu, mari kenali dengan baik seperti apa cii-ciri dan gejala usus buntu sebenarnya !

Waspadalah Dalam Mengenali Ciri-Ciri Penyakit Usus Buntu

Usus buntu adalah bagian usus normal yang memiliki bentuk seperti cacing sehingga disebut juga dengan umbai cacing. Nama usus buntu sendiri merupakan istilah yang menggambarkan bahwa usus itu memang memiliki ujung yang buntu, tidak seperti usus lainnya yang ujungnya berlubang sampai anus. Usus buntu sendiri secara normal terletak di bagian perut kanan bawah.

Usus buntu sering kali bermasalah yang sering disebut penyakit usus buntu. Penyakit usus buntu ini terjadi ketika usus buntu mengalami peradangan. Dalam istilah medis disebut Apendisitis. Di mana saat mengalami peradangan, usus buntu akan membengkak, penuh dengan nanah yang terdiri dari bakteri dan sel-sel mati sebagai akibat dari infeksi. Jika penyakit usus buntu ini tidak segera diobati, maka usus buntu bisa semakin membengkak dan akhirnya bisa sampai pecah, dan membuat isinya menyebar ke seluruh rongga perut sehingga berpotensi menyebabkan infeksi yang luas. Kondisi itu akan mengancam nyawa. Oleh karenanya, sangat penting untuk mengenali ciri-ciri penyakit usus buntu, dan juga tanda-tanda bahaya usus buntu yang berarti gawat.

Gejala Awal Penyakit Usus Buntu

Saat usus buntu mengalami peradangan, gejala awal yang muncul adalah sakit perut. Namun, seperti yang kita ketahui bersama, sakit perut adalah gejala yang sangat umum bagi banyak penyakit. Tidak hanya usus buntu saja yang bisa menimbulkan gejala sakit perut, infeksi saluran kemih dan penyakit radang panggul juga bisa ditandai gejala sakit perut. Oleh karenanya diperlukan kewaspadaan akan sakit perut yang dialami, bisa jadi itu gejala penyakit serius, salah satunya adalah penyakit usus buntu yang tengah kita bahas saat ini.

Inilah Ciri Khas Sakit Perut Pada Penyakit Usus Buntu

Namun meskipun sakit perut memang gejala umum bagi banyak penyakit, tapi sakit perut yang menandai penyakit usus buntu ternyata memiliki gejala yang khas, yaitu Sakit perut dimulai pada daerah tengah atau sekitar pusar yang terasa hilang timbul. Dalam hitungan jam, rasa sakit tersebut perlahan-lahan bergerak ke bagian perut kanan bawah perut dan cenderung fokus pada titik lokasi di mana usus buntu berada. Sakit perut pada titik tersebut akan terasa semakin parah dan konstan, jika disentuh akan terasa sakit. Sakit perut akan semakin memburuk saat batuk, bersin, mengambil nafas dalam, berjalan, atau gerakan tubuh lainnya yang menekan perut kanan bawah.

Ciri-Ciri Penyakit Usus Buntu Lainnya

Jika Anda terkena penyakit usus buntu, beberapa gejala lain yang bisa Anda rasakan di antaranya :

  • Mual
  • Muntah
  • Meriang
  • Tidak nafsu makan
  • Diare
  • Sembelit
  • Suhu tubuh meningkat
  • Wajah memerah
  • Perut kembung
  • Susah buang angin (kentut)

Tanda lain yang juga khas pada penyakit usus buntu adalah perut kanan bagian bawah akan terasa sakit saat ditekan, dan rasa sakit akan semakin terasa sesaat setelah tekanan dilepaskan. Kondisi itu disebut dengan “rebound tenderness” atau “nyeri lepas”.

Itulah beberapa gejala atau ciri-ciri dari penyakit usus buntu yang harus Anda ketahui. Dan ketahui juga bahwa penyakit usus buntu ini bisa terjadi pada siapa saja, termasuk pada anak serta pada ibu hamil, di mana gejala usus buntu pada keduanya tidak jauh berbeda. Untuk mendiagnosis penyakit usus buntu ini, dokter akan mulai dengan wawancara singkat mengenai riwayat kesehatan Anda, dan meminta rincian tentang rasa sakit perut, gejala lain yang dialami, kondisi medis yang mungkin dimiliki, dan menanyakan adakah kebiasaan minum alkohol atau obat.

Jadi, Waspadalah Dalam Mengenali Ciri-Ciri Penyakit Usus Buntu. Segera periksakan ke dokter jika Anda merasakan sakit perut yang tak biasa, apalagi jika sampai merasakannya dalam beberapa hari. Ingat, penyakit usus buntu merupakan penyakit yang cukup serius dan bahkan berisiko kematian jika tidak mendapatkan penanganan yang tepat dan cepat.

Posted by : Admin CARA MENGHILANGKAN BERCAK PUTIH

 

Baca artikel menarik lainnya :

Cara Menghilangkan Keputihan yang Gatal dan Bau
Cara Menghilangkan Keputihan yang Gatal dan Bau
Ciri-Ciri Penyakit Radang Prostat
Ciri-Ciri Penyakit Radang Prostat
Ciri-Ciri Penyakit Polip Hidung
Ciri-Ciri Penyakit Polip Hidung
Waspadai Ciri-Ciri Kanker Serviks Berikut Ini !
Waspadai Ciri-Ciri Kanker Serviks Berikut Ini !
Tidak Mencuci Muka Sebelum Tidur, Inilah Akibatnya

Ciri-Ciri Penyakit Radang Prostat

Ciri-Ciri Penyakit Radang Prostat

Radang prostat merupakan salah satu penyakit yang paling diwaspadai oleh pria. Pasalnya, penyakit ini berisiko menyebabkan impotensi. Oleh karena itu, mengetahui Ciri-Ciri Penyakit Radang Prostat sangatlah penting bagi para pria. Karena dengan mengetahui ciri-cirinya, radang prostat bisa Anda deteksi kemunculannya dengan segera. Dan itu sangat penting, agar risiko impotensi akibat radang prostat bisa dihindari.

Ciri-Ciri Penyakit Radang Prostat

Sebelum mengetahui apa saja ciri-ciri atau gejala penyakit radang prostat, Kita bahas terlebih dahulu sedikit tentang penyakit radang prostat.

Radang prostat adalah salah satu masalah kesehatan yang cukup sering ditemukan pada kaum pria. Dan radang prostat ini merupakan permasalahan yang cukup serius bagi kaum pria. Sebab, prostat sendiri merupakan salah satu bagian penting dari sistem reproduksi pria. Sehingga, ketika prostat mengalami masalah seperti peradangan, maka itu artinya sistem reproduksi pria pun akan ikut terkena masalah, yaitu impotensi. Ya, jika radang prostat tidak segera ditangani, maka risikonya adalah mengalami impotensi. Cukup mengerikan bagi pria. Pasalnya, impotensi merupakan masalah seksual yang sangat mengganggu, apalagi bagi pria yang sudah menikah. Hal itu berisiko merusak keharmonisan rumah tangga.

Namun perlu Anda ketahui, radang prostat berbeda dengan kanker prostat. Dan bahkan radang prostat juga tidak berisiko menjadi kanker prostat. Namun meskipun tidak berbahaya seperti kanker prostat, tapi radang prostat tetap terbilang penyakit yang serius, seperti yang telah dikatakan tadi. Dan umumnya, radang prostat terjadi pada pria usia di bawah 50 tahun. Meskipun memang pada dasarnya semua pria tetap berisiko mengalami radang prostat.

Baca Juga : Menangani Miom dengan Cara Alami Sampai ke Akarnya

Pada tiap kasus radang prostat bisa mengalami gejala yang berbeda, sesuai jenis radang prostat yang dialaminya. Bahkan pada beberapa kasus juga sering kali tidak ditemukan gejala, sehingga radang prostat tersebut tidak diketahui dan tidak disadari penderitanya. Beberapa gejala yang mungkin terjadi pada radang prostat antara lain yaitu :

  • Nyeri saat berkemih dan aliran urinnya lemah
  • Selalu ingin buang air kecil atau susah buang air kecil
  • Nyeri punggung bawah, daerah dubur dan pangkal penis (bagian belakang skrotum)
  • Demam menggigil, nyeri sendi, dan pegal-pegal
  • Selalu ingin buang air besar
  • Nyeri setelah ejakulasi dan terdapat darah pada air mani
  • Sedangkan pada salah satu jenis radang prostat tidak ada gejala yang dirasakan

Itulah beberapa gejala dan Ciri-Ciri Penyakit Radang Prostat yang harus Anda ketahui. Ketika Anda merasakan hal yang serupa dengan gejala-gejala tersebut, maka segera periksakan ke dokter untuk memastikannya. Dan untuk mengobatinya, Kami menawarkan Anda obat radang prostat herbal ACE MAXS yang sudah TERBUKTI AMPUH dan AMAN mengobati radang prostat tanpa efek samping.

Baca Juga :

Apa Saja Ciri-Ciri Penyakit Miom?

Cara Menghilangkan Miom dengan Ampuh Tanpa Operasi

Kenali Perbedaan Ciri-Ciri Sinusitis dengan Polip Hidung !

Posted by : Admin CARA MENGHILANGKAN BERCAK PUTIH

Apa Saja Ciri-Ciri Penyakit Miom?

Apa Saja Ciri-Ciri Penyakit Miom?

Miom merupakan salah satu penyakit yang patut diwaspadai oleh para wanita. Oleh karenanya, para wanita harus tau Apa Saja Ciri-Ciri Penyakit Miom? Nah untuk itu, dalam kesempatan ini Kita akan membahas seperti apa saja ciri-ciri dari penyakit miom yang harus Anda kenali. Dan jika suatu waktu merasakan hal yang serupa dengan ciri-ciri penyakit miom ini, segera lakukan tindakan penanganan.

Apa Saja Ciri-Ciri Penyakit Miom?

Sebelum mengetahui apa saja ciri-ciri atau gejala penyakit miom, Kita bahas terlebih dahulu sedikit tentang penyakit miom.

Miom dalam dunia medis dikenal dengan nama fibroid, yaitu tumor jinak yang tumbuh di dalam atau di sekitar rahim. Miom memang hanya sebuah istilah yang sering digunakan oleh masyarakat Kita untuk kondisi fibroid. Selain disebut miom, fibroid juga disebut mioma uteri. Miom juga dikenal dengan nama leiomioma, yang artinya tumor jinak pada otot polos, yaitu otot-otot yang membentuk dinding rahim.

Miom menjadi salah satu penyakit yang ditakuti oleh para wanita, bukan karena mematikan. Tapi karena miom merupakan penyakit yang berisiko menyebabkan keguguran dan kemandulan. Miom juga sangat mengganggu kehadirannya dengan serangkaian gejala yang ditimbulkannya. Meskipun memang miom juga terkadang tidak menimbulkan gejala yang jelas (artinya, gejalanya samar), jika miom baru berukuran kecil. Ukuran miom sendiri bisa berkisar antara 1 mm hingga 20 cm. Gejala miom baru akan mulai terasa jelas ketika ukuran miom mulai membesar.

Baca Juga : Obat Miom Herbal Yang Sudah Terbukti Ampuh

Dan berikut ini adalah gejala atau ciri-ciri dari penyakit miom, antara lain :

  • Gangguan menstruasi, seperti menstruasi lebih lama, lebih banyak, dan nyeri berlebihan.
  • Sakit dan tidak nyaman saat berhubungan seksual.
  • Mengalami perdarahan di luar menstruasi.
  • Adanya spotting atau bercak darah sebelum atau sesudah menstruasi.
  • Perut, panggul, atau punggung bagian bawah terasa nyeri.
  • Perut terasa tertekan dan terlihat sedikit benjolan.
  • Sulit buang air besar.
  • Sering merasa ingin buang air kecil.
  • Sulit hamil.

Itulah beberapa gejala dan ciri-ciri penyakit miom yang harus Anda ketahui. Ketika Anda merasakan hal yang serupa dengan gejala-gejala tersebut, segera periksakan ke dokter untuk memastikannya. Dan untuk mengobatinya, Kami menawarkan Anda obat miom herbal Jelly Gamat Gold G yang sudah TERBUKTI AMPUH dan AMAN mengobati miom tanpa operasi dan tanpa efek samping. Jadi, Apa Saja Ciri-Ciri Penyakit Miom? Sudah dijelaskan di atas, berikut dengan solusi terbaik untuk mengobatinya.

Baca Juga :

Kenali Perbedaan Ciri-Ciri Sinusitis dengan Polip Hidung !

Ciri-Ciri Penyakit Polip Hidung

Ketahuilah Ciri-Ciri Malnutrisi Pada Anak Berikut Ini !

Posted by : Admin CARA MENGHILANGKAN BERCAK PUTIH

Kenali Perbedaan Ciri-Ciri Sinusitis dengan Polip Hidung !

Kenali Perbedaan Ciri-Ciri Sinusitis dengan Polip Hidung !

Patut Anda ketahui, sinusitis dan polip hidung merupakan penyakit yang berbeda. Kenali Perbedaan Ciri-Ciri Sinusitis dengan Polip Hidung ! Karena setiap penyakit memiliki cara penanganan yang tidak sama. Namun keduanya tentu harus ditangani dengan baik dan tepat.

Kenali Perbedaan Ciri-Ciri Sinusitis dengan Polip Hidung !

CARA MENGHILANGKAN BERCAK PUTIH, – Sinusitis dan polip hidung memang merupakan dua penyakit yang mirip tapi tentunya berbeda. Dan perbedaan tersebut tentunya meliputi gejalanya, meskipun sepintas gejala kedua penyakit tersebut tidak mudah dibedakan, dan mungkin banyak orang yang sering kali salah mengira pada kondisi keduanya jika bukan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu untuk benar-benar memastikannya.

Sinusitis adalah peradangan saluran pada rongga tengkorak yang menghubungkan hidung dan rongga mata, yg disebabkan oleh virus. Kata sinusitis itu sendiri berasal dari bahasa latin yaitu sinus yaitu cekungan dan itis yang berarti radang.

Gejala sinusitis antara lain :

  • Pilek atau flu berkepanjangan atau menahun yang sulit untuk sembuh
  • Bila sudah terjadi penumpukan cairan dalam rongga maka kepala menjadi sakit terutama pada saat menunduk
  • Badan meriang
  • Pendengaran yang berkurang di sertai ingus terus mengalir
  • Berkurangnnya indra penciuman
  • Kurangnnya nafsu makan

Sedangkan penyakit polip hidung merupakan penyumbatan rongga hidung karena adanya pembengkakan atau pembesaran daging tumbuh di dalam rongga hidung atau bisa di sebut dengan tumor hidung karena memang bentuknya seperti daging yang tumbuh dalam hidung, polip hidung tersebut terjadi karena munculnya masa lunak yang mengudang banyak cairan di dalam rongga hidung, berwarna putih ke abu abuan yang terjadi akibat inflamasi mukosa seperti daging yang tumbuh di dalam hidung. (Baca Juga : Nama Obat Sinusitis Herbal Yang Bagus)

Gejala polip hidung antara lain :

  • Suara bindeng
  • Menurunnya indra penciuman
  • Pilek menahun
  • Sering merasakan sakit kepala
  • Rongga hidung terasa gatal
  • Hidung mampet karena terjadi penyumbatan pada lubang hidung

Untuk memastikan diagnosis yang tepat tentu harus dilakukan pemeriksaan secara langsung oleh dokter, terutama dokter Spesialis THT.

Itulah perbedaan antara sinusitis dengan polip hidung. Jadi, Anda harus Kenali Perbedaan Ciri-Ciri Sinusitis dengan Polip Hidung ! Agar Anda tidak salah mengira antara kedua penyakit tersebut, karena antara kedua penyakit tersebut butuh penanganan yang berbeda.

Jika Anda merasa mengalami hal yang serupa dengan gejala-gejala tersebut, segera periksakan ke dokter untuk memastikannya. Dan untuk mengobatinya, Kami menawarkan Anda obat polip hidung herbal Jelly Gamat Gold G yang efektif dan aman mengobati polip hidung tanpa operasi dan tanpa efek samping. Khasiatnya pun sudah terbukti ampuh dirasakan oleh konsumennya. Jadi, Anda tidak perlu meragukan kualitasnya.

Kenali Perbedaan Ciri-Ciri Sinusitis dengan Polip Hidung !

Baca Juga :

Ciri-Ciri Penyakit Polip Hidung

Ketahuilah Ciri-Ciri Malnutrisi Pada Anak Berikut Ini !

Beginilah Ciri-Ciri Penyakit Gonore

Ciri-Ciri Penyakit Polip Hidung

Ciri-Ciri Penyakit Polip Hidung

CARA MENGHILANGKAN BERCAK PUTIH, – Polip hidung merupakan penyakit yang sering dijumpai. Penyakit ini tidak berbahaya namun sangat mengganggu. Oleh karenanya, ketahuilah Ciri-Ciri Penyakit Polip Hidung berikut ini agar Anda bisa menyadari kemunculan penyakit ini, hingga bisa segera melakukan tindakan penanganan yang tepat sebelum kondisinya bertambah parah dan semakin mengganggu.

Ciri-Ciri Penyakit Polip Hidung

Pada kasus-kasus polip hidung yang sudah terjadi, polip hidung sebenarnya jarang menimbulkan gejala atau ciri-ciri yang berarti/menonjol hingga bisa dideteksi, apalagi jika ukuran polip hidungnya kecil. Ya, gejala biasanya baru akan terlihat ketika ukuran polip sudah besar hingga mengganggu. Lalu apa saja gejala dan ciri-ciri polip hidung tersebut, berikut diantaranya :

  • Hidung tersumbat, seperti ada yang menghalangi dan mengganjal
  • Lendir yang berlebihan dari hidung mengalir ke tenggorokan terutama saat terlentang
  • Susah bernapas melalui hidung, karena hidung tersumbat
  • Hidung terus berair, seperti sedang pilek
  • Indera penciuman berkurang
  • Indera perasa juga berkurang
  • Bahkan mati rasa
  • Gangguan pendengaran
  • Telinga terasa penuh
  • Nyeri pada wajah
  • Nyeri pada bagian gigi atas
  • Dahi terasa tertekan
  • Mendengkur saat tidur
  • Gatal di sekitar mata
  • Bersin-bersin
  • Infeksi kronis
  • Bentuk hidung tidak simetris
  • Sakit kepala berkepanjangan
  • Kehilangan nafsu makan

(Baca Juga : Obat Herbal Polip Hidung Yang Ampuh dan Mujarab)

Itulah beberapa gejala dan Ciri-Ciri Penyakit Polip Hidung yang harus Anda ketahui. Ketika Anda merasa mengalami hal yang serupa dengan gejala-gejala tersebut, sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk memastikannya. INGAT!!! Meskipun polip hidung tidak berbahaya, tapi polip hidung juga harus segera ditangani dengan baik karena akan sangat mengganggu. Selain itu, polip hidung juga bisa menyebabkan komplikasi, diantaranya :

  • Apnea tidur obstruktif. Dalam kondisi yang cukup serius ini, anda sering berhenti dan mulai bernapas pada saat tidur.
  • Asma. Rinosinusitis kronis dapat memicu serangan asma.
  • Infeksi sinus. Polip hidung dapat membuat anda lebih rentan terhadap infeksi sinus yang seringkali menyebabkan kondisi lebih kronis.
  • Penyebaran infeksi ke rongga mata, hingga menyebabkan pembengkakan atau benjolan pada mata, ketidakmampuan untuk menggerakkan mata, pengurangan visi, atau bahkan kebutaan yang dapat menjadi permanen.
  • Meningitis. Infeksi dapat juga menyebar ke selaput dan cairan di sekitar otak dan sumsum tulang belakang
  • Aneurisma atau gumpalan darah. Infeksi dapat menyebabkan masalah pada pembuluh darah di sekitar sinus, bercampur dengan suplai darah ke otak, dan menempatkan anda pada risiko stroke.

Polip hidung adalah sebuah penyakit berupa tonjolan pada jaringan permukaan (mukosa) rongga hidung bagian dalam (cavum nasi). Bentuknya bertangkai dan memanjang (mirip buah anggur bening lonjong bertangkai). Kehadiran polip hidung mengganggu penderitanya, karena membuat hidung tidak leluasa bernapas, sehingga tidak nyaman bernapas. Selain itu, penderita juga bisa mengalami pilek berkepanjangan. Polip hidung merupakan hasil dari peradangan kronis di dalam rongga hidung. Polip hidung juga merupakan jaringan tumbuh yang jinak dan tidak bersifat kanker. Namun seperti yang dikatakan tadi, kehadiran polip hidung akan sangat mengganggu, sehingga perlu mendapatkan penangan. (Baca Juga : Obat Polip Hidung Yang Ampuh di Apotik)

Polip hidung terbagi menjadi 2 jenis, yaitu :

  • Polip Hidung Tunggal, yaitu jumlah polipnya hanya satu, berasal dari sel-sel permukaan dinding sinus tulang pipi (maxilla).
  • Polip Hidung Multiple, yaitu jumlah polipnya lebih dari satu, dapat timbul di kedua sisi rongga hidung dan pada umumnya berasal dari permukaan dinding rongga tulang hidung bagian atas (etmoid).

Mengenai penyebabnya, sampai saat ini sebenarnya belum diketahui pasti penyebab polip hidung. Namun ada beberapa faktor yang diduga dapat memicu timbulnya polip hidung, antara lain :

  • Infeksi kronis pada sinus (sinusitis)
  • Rhinitis alergi
  • Asma
  • Sindrom Churg-Strauss
  • Cystic fibrosis
  • Respon alergi terhadap obat anti-nyeri seperti aspirin, ibuprofen, dll

Polip biasanya tumbuh di daerah di mana selaput lendir hidung membengkak akibat penimbunan cairan. Banyak orang tidak menyadari bahwa mereka memiliki polip hidung, sebab polip hidung memang sering kali tidak menimbulkan gejala, apalagi jika ukurannya kecil.

Jadi, itulah Ciri-Ciri Penyakit Polip Hidung yang harus Anda ketahui. Jika Anda merasa mengalami hal yang serupa dengan gejala-gejala tersebut, segera periksakan ke dokter untuk memastikannya. Dan untuk mengobatinya, Kami menawarkan Anda obat polip hidung herbal Jelly Gamat Gold G yang efektif dan aman mengobati polip hidung tanpa operasi dan tanpa efek samping. Khasiatnya pun sudah terbukti ampuh dirasakan oleh konsumennya. Jadi, Anda tidak perlu meragukan kualitasnya.

Ciri-Ciri Penyakit Polip Hidung

Baca Juga :

Ketahuilah Ciri-Ciri Malnutrisi Pada Anak Berikut Ini !

Beginilah Ciri-Ciri Penyakit Gonore

Kelola Stres Bisa Membantu Pasien Mengendalikan Vitiligo

Ketahuilah Ciri-Ciri Malnutrisi Pada Anak Berikut Ini !

Ketahuilah Ciri-Ciri Malnutrisi Pada Anak Berikut Ini !

Ketahuilah Ciri-Ciri Malnutrisi Pada Anak Berikut Ini ! – Anak-anak umumnya rentan terhadap berbagai gangguan kesehatan. Hal ini dikarenakan anak belum mampu menghasilkan sistem imun yang kuat bagi dirinya sendiri. Berbagai masalah kesehatan yang umumnya sering menyerang anak-anak dapat disebabkan oleh berbagai hal seperi cuaca, terganggunya sistem pencernaan, gizi dan lain-lain.

Ketahuilah Ciri-Ciri Malnutrisi Pada Anak Berikut Ini !

Masalah gizi adalah salah satu diantara beberapa penyebab gangguan kesehatan pada anak. Anak rentan terhadap masalah gizi karena tubuhnya secara sistematis akan mencerna apa saja yang masuk. Oleh karena itu, jika yang memberi asupan gizi tidak memahami hal tersebut dan cenderung hanya memberikan makanan dan minuman tanpa melihat kandungan gizinya bisa mengakibatkan anak kekurangan gizi dan mengalami gizi buruk atau Malnutris.

Gizi buruk atau malnutrisi adalah kondisi terburuk anak yang mengalami kekurangan gizi untuk kurun waktu yang lama bahkan menahun. Penyebab utama malnutrisi adalah kurangnya anak dalam mengkonsumsi makanan dengan kandungan gizi seimbang, akibat dari penyakit-penyakit tertentu atau terganggunya proses pencernaan yang berfungsi menyerap gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. (Baca Juga : CARA MENGHILANGKAN BERCAK PUTIH)

Penyebab Malnutris Pada Anak

Sebelumnya telah dikatakan bahwa anak yang mengalami kekurangan gizi diakibatkan gagalnya penyerapan gizi maupun kurangnya asupan gizi dari makanan yang dikonsumsi. Selain hal itu, masih ada beberapa faktor eksternal lain yang juga menjadi penyebab malnutrisi pada anak.

  • Sanitasi

Sanitasi adalah usaha yang dilakukan untuk membudayakan manusia agar tidak bersentuhan langsung dengan kotoran. Zat yang paling banyak masuk dalam tubuh adalah air. Jika proses sanitasi yang dikenai pada air salah, maka air tersebut bisa menjadi faktor penyebab malnutrisi. Pada tahun 2008 sebagian kasus malnutrisi disebabkan oleh air yang tidak sehat.

  • Penyakit

Kekurangan gizi juga bisa disebabkan oleh beberapa penyakit seperti diare dan infeksi. Ini merujuk pada terganggunya proses pencernaan pada anak yang tugasnya adalah menyerap nutrisi dari makanan. Belum lagi infeksi yang disebabkan oleh pertumbuhan cacing dalam tubuh juga bisa menyebabkan gizi dalam tubuh kurang terpenuhi.

  • Kondisi pre-natal dan natal anak

Gizi anak di bawah usia 5 tahun sangat bergantung dengan gizi yang ia dapatkan ketika dalam kandungan dan menyusui. Tingkat gizi yang diterima bayi saat dalam kandungan dapat mempengaruhi ukuran tubuh bayi. Ibu hamil yang kekurangan makanan yang mengandung iodium juga dapat menyebabkan kerusakan otak, fisik dan mental pada anak yang dilahirkan. (Baca Juga : Cara Cepat Menghilangkan Bekas Cacar Pada Anak)

  • Jenis kelamin

Pada tahun 2009 sebuah studi di Bangladesh melaporkan bahwa tingkat kurang gizi pada anak perempuan lebih tinggi daripada anak laki-laki. Kasus ini banyak ditemukan di negara Asia Selatan dan Asia Tenggara. Sedangkan negara berkembang lainnya gizi anak perempuan sedikit lebih tinggi.

  • Kesenjangan sosial

Akibat kurangnya ketersediaan makanan menyebabkan anak-anak dari keluarga yang kurang mampu juga menyebabkan kurang terpenuhinya gizi anak.

Ciri-Ciri Anak Malnutrisi

Ketahuilah Ciri-Ciri Malnutrisi Pada Anak Berikut Ini ! Dan berikut ini ciri-ciri anak malnutrisi secara umum, antara lain :

  • Kegagalan pertumbuhan

Kegagalan untuk mencapai batas normal yang sesuai dengan usianya seperti berat badan dan tinggi badan. Anak akan terlihat kurus dan lebih pendek. Ini merupakan tanda awal anak malnutrisi.

  • Emosi yang kacau

Anak akan mudah marah yang disertai dengan kelesuan dan menangis berlebihan, rewel yang disertai dengan kecemasan dan apatis.

  • Gangguan pada kulit dan rambut

Kulit akan terlihat bersisik dan kering. Rambut juga berubah kering, berwarna karat, kusam serta mudah rontok.

  • Otot melemah

Otot anggota gerak (atrofi otot) akan mengecil dan mengurangi kekuatan geraknya.

  • Pembengkakan anggota tubuh

Beberapa bagian tubuh akan terlihat membulat akibat pembengkakan seperti wajah, perut, telapak kai dan wajah. Hal ini karena kurangnya nutris penting yang dibutuhkan oleh tubuh. (Baca Juga : Obat Herbal Asma Yang Aman Untuk Anak)

  • Lelah

Tubuh merasa kekurangan tenaga sehingga merasa lemas sepanjang hari. Ini biasanya disebabkan oleh anemia yang menyerang anak malnutrisi.

  • Pematangan tulang terhambat

Anak malnutrisi tulangnya akan lebih ringkih dikarenakan kurangnya nutrisi untuk tulang yang didapatan dari makanan yang dikonsumsi.

  • Pasif

Aktivitas yang dilakukan anak malnutrisi sangat kurang jika dibandingkan dengan anak-anak sehat lainnya. Ini dikarenakan ia merasakan lemas dan susah bahkan untuk menggerakkan tubuhnya sendiri.

  • Kekebalan tubuh menurun

Karena kurangnya nutrisi dan gizi menyebabkan anak-anak yang dasarnya memang sistem tubuhnya belum dapat menciptakan sistem imun yang kuat mudah terserang penyakit berbahaya jangka panjang yang berawal dari infeksi.

  • Perkembangan otak terganggu

Selain tubuh, perkembangan otak juga terganggu. Ini karena gizi yang dibutuhkan oleh otak kurang sehingga anak memiliki IQ rendah, tidak mampu belajar, susah mengingat dan susah fokus, sulit memecahkan masalah serta perkembangan bahasa yang buruk.

Demikianlah artikel mengenai “Ketahuilah Ciri-Ciri Malnutrisi Pada Anak Berikut Ini !”. Semoga artikel ini bermanfaat untuk para pembaca.

Baca Juga :

Beginilah Ciri-Ciri Penyakit Gonore

Kelola Stres Bisa Membantu Pasien Mengendalikan Vitiligo

Ada Bercak Putih di Muka, Apakah Penyebabnya?

Beginilah Ciri-Ciri Penyakit Gonore

Beginilah Ciri-Ciri Penyakit Gonore

Gonore merupakan salah satu penyakit menular seksual yang harus diwaspadai. Anda harus tau ciri-ciri penyakit gonore, dan Beginilah Ciri-Ciri Penyakit Gonore yang harus Anda ketahui. Simak dalam pembahasan berikut ini!

Beginilah Ciri-Ciri Penyakit Gonore

Gonore atau disebut juga kencing nanah adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri yang menyerang saluran kemih pada pria dan menyerang mulut rahim pada wanita. Bakteri yang menginfeksi ini adalah bakteri Neisseria gonorrhoeae, yang dapat menular dari satu orang ke orang yang lain melalui kontak seksual, atau melalui kontak dengan cairan tubuh orang yang terinfeksi. Tidak hanya itu saja, infeksi gonore juga bisa menular dari ibu kepada anak ketika melahirkan. Yaitu ketika ibu menderita penyakit gonore saat hamil, maka saat melahirkan anaknya sangat berisiko terkena infeksi gonore tersebut.

Gonore atau kencing nanah ini merupakan penyakit infeksi yang sangat menular dan sangat patut diwaspadai. Oleh karena itu, Anda harus mengenali seperti apa ciri-ciri dari penyakit gonore ini. Nah, berikut ini akan Kami sampaikan bagaimana saja ciri-ciri atau gejala dari penyakit gonore itu. (Baca Juga : CARA MENGHILANGKAN BERCAK PUTIH)

Ciri-ciri atau gejala penyakit gonore pada pria

Sebagian pria mungkin tidak akan menyadari bahwa dirinya tengah mengidap penyakit gonore, karena memang penyakit ini terkadang tidak menimbulkan gejala. Dan jika mengalami gejala, maka gejala yang paling umum terjadi adalah rasa panas atau terbakar ketika buang air kecil. Selain itu gejala lainnya yang juga mengikuti antara lain :

  • Frekuensi buang air kecil yang cukup sering.
  • Keluarnya nanah dari penis (tetesan cairan) berwarna putih, kuning, krem atau kehijau-hijauan).
  • Bengkak dan kemerahan bukaan penis.
  • Bengkak atau nyeri pada testis.
  • Sakit tenggorokan yang datang terus-menerus.

Ketika telah diobati, infeksi ini mungkin masih akan bertahan di tubuh selama beberapa hari. Pada kasus yang jarang ditemui, gonore dapat menyebabkan kerusakan pada tubuh, khususnya uretra dan testis. Rasa nyeri juga dapat dirasakan hingga ke rektum. (Baca Juga : Obat Herbal Dispepsia)

Ciri-ciri atau gejala penyakit gonore pada pada wanita

Beberapa wanita sulit mengidentifikasi gejala gonore. Pasalnya, gejala yang muncul ada kemiripan dengan infeksi lain. Gejala gonore pada wanita tidak begitu identik/khas, sehingga sering kali para wanita abai karena menganggapnya biasa dan umum. Seperti, infeksi jamur vagina yang memang umum terjadi, sehingga beberapa wanita salah mengira infeksi yang dialaminya. Dan berikut ini adalah beberapa gejala atau ciri-ciri penyakit gonore yang muncul pada wanita, antara lain :

  • Keluar cairan dari vagina (berair, menyerupai krim, sedikit kehijauan).
  • Ketika buang air kecil, adanya sensasi nyeri dan rasa panas.
  • Frekuensi buang air kecil yang cukup sering.
  • Munculnya bercak darah atau perdarahan saat tidak sedang menstruasi.
  • Rasa nyeri ketika melakukan hubungan seksual.
  • Rasa nyeri juga dirasakan pada perut bagian bawah atau nyeri panggul.
  • Bengkak pada vulva.
  • Rasa terbakar atau panas di tenggorokan (ketika sudah melakukan oral seks).
  • Demam.

Semua gejala-gejala dan ciri-ciri dari penyakit gonore di atas harus Anda ketahui dan Anda ingat, agar jika suatu saat mengalami hal yang serupa maka Anda bisa segera melakukan tindakan yang tepat untuk menangani atau segera melakukan konsultasi dengan dokter untuk memastikan apa yang menjadi penyebabnya, sehingga Anda bisa tau apa yang harus dilakukan untuk menanganinya.

Demikian pembahasan mengenai “Beginilah Ciri-Ciri Penyakit Gonore”. Semoga informasi tersebut bisa bermanfaat untuk Anda. Dan pesannya adalah mulai dari sekarang hindari perilaku seks bebas, seperti berhubungan seksual di luar nikah. Karena perilaku tersebutlah yang menyebabkan penyakit gonore ini menyerang Anda.

Baca Juga :

Kelola Stres Bisa Membantu Pasien Mengendalikan Vitiligo

Ada Bercak Putih di Muka, Apakah Penyebabnya?

Seperti Inilah Ciri-Ciri Penyakit Gondok

Mengenal Bagaimana Ciri-Ciri Penyakit Glaukoma

Mengenal Bagaimana Ciri-Ciri Penyakit Glaukoma

Mengenal Bagaimana Ciri-Ciri Penyakit Glaukoma

Mata anda mengalami masalah? Hati-hati, jangan pernah biarkan masalah mata anda begitu saja, karena ada banyak penyakit yang dapat terjadi pada mata, bahkan beberapanya sulit disembuhkan. Segera periksakan ke dokter jika anda mengalami masalah pada mata anda. Salah satu penyakit mata yang perlu anda waspadai adalah penyakit mata Glaukoma. Bagaimanakan ciri-cirinya ? Mari kita mengenal lebih dekat penyakit mata yang satu ini !

Baca : Cara Menghilangkan Bercak Putih

Glaukoma adalah gangguan kesehatan pada mata akibat adanya kerusakan saraf, sehingga mata tidak dapat melihat dengan benar atau bahkan mengalami kebutaan. Pada umumnya penyakit mata glaukoma ini disebabkan oleh tingginya tekanan dalam bola mata. Saraf mata merupakan kumpulan serat saraf yang menghubungkan retina ke otak. Jika saraf mata rusak, maka sinyal yang bertugas untuk meneruskan apa yang dilihat ke otak jadi terganggu. Secara perlahan, kondisi ini membuat penglihatan jadi hilang atau mengalami kebutaan.

Penyakit mata glaukoma ini ada beberapa jenisnya. Glaukoma dibedakan menjadi glaukoma sudut terbuka, glaukoma sudut tertutup, glaukoma kongenital, glaukoma sekunder, glaukoma tekanan normal, dan pigmentary glaucoma. Dari semua jenis glaukoma tersebut yang paling sering terjadi adalah glaukoma sudut terbuka.

Menurut WHO sebagai Organisasi Kesehatan Dunia, penyakit mata glaukoma merupakan penyebab kedua kebutaan terbesar di seluruh dunia setelah penyakit mata katarak. Di Indonesia sendiri, prevalensi penderita glaukoma pada tahun 2007 mencapai 4,6 per 1000 penduduk, berdasarkan data yang didapat oleh Kementrian Kesehatan.

Penyebab Glaukoma

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, penyakit glaukoma ini umumnya disebabkan oleh adanya tekanan yang meningkat pada mata (tekanan intraokular). Peningkatan tekanan tersebut bisa karena produksi cairan mata yang berlebihan, atau bisa juga disebabkan karena saluran pembuangan cairan tersebut yang terhalang. Tekanan pada mata dapat merusak serabut saraf retina atau jaringan saraf yang melapisi bagian belakang mata dan saraf optik yang menghubungkan mata ke otak. Hingga saat ini, belum diketahui juga mengapa produksi cairan mata bisa berlebihan dan belum diketahui juga mengapa saluran pembuangannya bisa tersumbat.

Baca Juga : Kenali Ciri-Ciri Penyakit Ginjal Bocor Berikut Ini !

Jenis Glaukoma

Sebelumnya sudah disebutkan juga jenis-jenis penyakit mata glaukoma, namun diantara beberapa jenis glaukoma yang paling umum terjadi hanya dua jenis saja, yaitu glaukoma sudut terbuka dan glaukoma sudut tertutup.

Pada kasus glaukoma sudut terbuka, struktur mata tampak normal namun pada saluran mata yang disebut trabecular meshwork mengalami masalah, di mana masalah tersebut menyebabkan cairan mata tidak bisa mengalir dengan baik.

Sedangkan pada kasus glaukoma sudut tertutup, tekanan yang terjadi di dalam mata disebabkan oleh drainase yang buruk akibat kanal pembuangan terhalang oleh sempitnya sudut antara kornea dan iris. Glaukoma sudut tertutup ini lebih banyak ditemukan di negara-negara asia.

Mengenal Bagaimana Ciri-Ciri Penyakit Glaukoma, – Selain dua jenis di atas, penyakit mata glaukoma lainnya seperti telah disebutkan adalah glaukoma kongenital dan glaukoma sekunder. Glaukoma kongenital disebabkan oleh kelainan mata bawaan, di mana glaukoma kongenital ini diderita oleh anak-anak. Sedangkan glaukoma sekunder disebabkan oleh peradangan pada lapisan tengah mata (uveitis) atau cedera pada mata.

Diagnosis Glaukoma

Karena glaukoma menyebabkan saraf optik terganggu, maka diagnosis akan difokuskan pada hal tersebut. Dokter mata akan memeriksa daya penglihatan pasien melalui pupil yang melebar (dilatasi). Sebuah prosedur untuk memeriksa tekanan mata juga akan dilakukan. Prosedur ini disebut tonometri. Dokter juga akan melakukan tes lapang pandang untuk memeriksa apakah penglihatan tepi pasien telah berkurang.

Baca : Cara Menghilangkan Bercak Putih

Seperti Apa Saja Ciri-Ciri Penyakit Glaukoma ?

Mengetahui dan menyadari hadirnya gejala atau ciri-ciri penyakit glaukoma memang sangat penting. Pasalnya, dengan mengetahui gejala penyakit glaukoma, maka anda bisa segera bertindak cepat ketika mengalaminya. Hal tersebut akan sangat membantu dalam mengatasi penyakitnya, karena lebih cepat ditangani akan lebih baik, dan mungkin peluang untuk bisa sembuh pun lebih besar sebelum kondisi penyakitnya semakin parah. Dan berikut inilah beberapa gejala atau ciri-ciri dari penyakit glaukoma yang harus anda ketahui, antara lain :

  • Nyeri pada mata.
  • Sakit kepala.
  • Melihat bayangan lingkaran di sekeliling cahaya.
  • Mata memerah.
  • Mual atau muntah.
  • Mata berkabut (khususnya pada bayi).
  • Penglihatan yang makin menyempit hingga pada akhirnya tidak dapat melihat obyek sama sekali.

Itulah beberapa gejala atau ciri-ciri dari penyakit mata glaukoma yang harus anda ketahui dan anda ingat. Agar jika suatu saat anda mengalami hal yang sama dengan gejala-gejala tersebut anda bisa segera pergi ke dokter untuk memeriksakan kondisinya dan memastikannya. Setelah itu anda bisa segera melakukan tindakan untuk mengatasinya, sebelum kondisinya bertambah parah.

Mengenal Bagaimana Ciri-Ciri Penyakit Glaukoma, – Untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan pada mata, termasuk glaukoma, ada solusi yang tepat dan aman untuk anda pilih, yaitu Eye Care Softgel dari Green World. Produk herbal ini merupakan pilihan tepat karena sudah terbukti khasiatnya. Dan selain itu juga, kualitasnya juga sudah terjamin karena sudah terdaftar di FDA (BPOM-nya Amerika Serikat). Jadi anda tidak perlu meragukan kualitasnya.

Baca Juga : Cara Menghilangkan Penyakit Kulit Eksim


Mengenal Bagaimana Ciri-Ciri Penyakit Glaukoma

Anda bisa PESAN OTOMATIS via WhatsApp dengan meng-klik gambar di atas !

Kenali Ciri-Ciri Penyakit Ginjal Bocor Berikut Ini !

Kenali Ciri-Ciri Penyakit Ginjal Bocor Berikut Ini !

Kenali Ciri-Ciri Penyakit Ginjal Bocor Berikut Ini !

Ginjal bocor merupakan salah satu penyakit ginjal yang cukup sering mendera. Oleh karena itu, anda patut mewaspadai kehadirannya. Salah satunya adalah dengan mengenali seperti apa ciri-ciri dari penyakit tersebut.

Baca : Cara Menghilangkan Bercak Putih

Ciri-ciri ginjal bocor merupakan sebuah acuan yang digunakan untuk mengetahui atau mendeteksi adanya penyakit ginjal bocor yang mendera, yaitu terjadi kebocoran pada ginjal, atau dalam istilah kedokterannya disebut sindrom nefrotik.

Setiap orang perlu untuk mengetahui dan mengenai ciri-ciri penyakit ginjal bocor ini, agar jika suatu waktu mengalami hal yang serupa dengan ciri-ciri tersebut, maka bisa segera melakukan tindakan tepat untuk melakukan penanganannya, minimal dengan melakukan pemeriksaan ke dokter untuk memastikan kondisi kesehatan anda, sebelum kondisinya bertambah parah.

Pada kesempatan ini, kami akan berbagai pengetahuan mengenai ciri-ciri penyakit ginjal bocor. Namun sebelumnya, kita akan bahas terlebih dahulu mengenai definisi atau pengertian dari ginjal bocor itu sendiri, beserta penyebabnya. Untuk menambah pengetahuan. Mari kita simak ulasan selengkapnya berikut ini !

Pengertian Ginjal Bocor

Ginjal bocor pada dasarnya bukanlah sebuah penyakit, namun lebih tepatnya adalah kumpulan tanda-tanda dan gejala yang sering menyertai berbagai penyakit yang mempengaruhi fungsi dari penyaringan glomerulus ginjal. Ginjal bocor juga merupakan istilah yang sering disebutkan oleh banyak orang, yang mana dalam istilah kedokterannya disebut Sindroma Nefrotik.

Baca Juga : Cara Menghilangkan Penyakit Kulit Eksim

Istilah ginjal bocor mengacu pada kondisi dari ginjal yang mengalami kebocoran akibat sel-selnya yang mengalami penurunan fungsi dalam menghambat keluarnya protein (albumin) dari tubuh. Pasalnya, salah satu fungsi dari ginjal memang sebagai alat untuk menyaring (filtrasi) terhadap protein yang seharusnya tidak keluar melalui ginjal. Nah, pada kasus ginjal bocor ini, protein justru malah menerobos keluar dari ginjal, sehingga disebutlah dengan istilah ginjal bocor.

Kelainan ginjal bocor bisa terjadi pada siapa saja, baik pada orang dewasa maupun pada anak-anak. Yang mana pada anak-anak, ginjal bocor dapat terjadi di usia 18 bulan sampai 4 tahun, dan kasusnya lebih sering terjadi pada anak laki-laki dibandingkan dengan anak perempuan. Sebagian besar anak-anak menderita bentuk sindrom nefrosis yang disebut Minimal Change Disease, yaitu penyakit dengan perubahan minimal. Kenali Ciri-Ciri Penyakit Ginjal Bocor Berikut Ini !

Penyebab Ginjal Bocor

Penyebab ginjal bocor belum dapat diketahui secara pasti sampai saat ini. Namun, para ahli meyakini bahwa ginjal bocor ditenggarai oleh gangguan imunitas, atau disebut dengan penyakit autoimun. Di mana ada ketidakcocokan antar satu sel dengan sel lain pada ginjal, sehingga terjadilah pertarungan yang mengakibatkan ada sebagian sel ginjal yang rusak. Akibatnya salah satu fungsi dari ginjal jadi terganggu, dan protein yang seharusnya tidak keluar melalui ginjal malah menerobos keluar dari ginjal, sehingga disebutlah dengan istilah ginjal bocor.

Selain itu, ginjal bocor juga ditenggarai terjadi akibat mengidap penyakit diabetes, malaria, atau konsumsi obat-obatan tertentu.

Baca : Cara Menghilangkan Bercak Putih

Lalu apa saja ciri-ciri dari ginjal bocor ini??

Beberapa gejala berikut ini merupakan ciri-ciri yang menandakan seseorang mengalami ginjal bocor, diantaranya adalah :

  • Pada anak bisa terjadi penurunan tekanan darah ketika sedang berdiri.
  • Malas makan, karena nafsu makan menjadi berkurang.
  • Kekurangan nutrisi akibat hilangnya zat gizi, sehingga pertumbuhan bisa terhambat.
  • Perut membengkak akibat kekurangan protein, seperti mengalami busung lapar.
  • Terjadi peradangan pada lapisan perut, di karenakan adanya infeksi di daerah perut. Infeksi ini diduga karena hilangnya antibodi yang keluar bersama urin, dan lain lain.
  • Air kencing (urin) berbusa.
  • Saat buang air kecil, air kencing yang keluar akan lebih sedikit dari biasanya.
  • Mengalami pembengkakan pada kelopak mata dan kaki.
  • Massa otot menyusut.
  • Mengalami sesak nafas akibat penimbunan cairan di rongga sekitar paru-paru.
  • Lutut dan kantong zakar (pada pria) mengalami pembengkakan.

Nah, itulah ciri-ciri dari penyakit ginjal bocor yang harus anda ketahui. Ciri-ciri tersebut memang sering muncul dan dialami sebagai pertanda adanya penyakit ginjal bocor yang menyerang. Dengan mengenali ciri-ciri penyakit ginjal bocor tersebut, diharapkan anda bisa segera tanggap untuk melakukan tindakan penanganan jika suatu saat mengalami hal serupa dengan gejala atau ciri-ciri ginjal bocor tersebut. Kenali Ciri-Ciri Penyakit Ginjal Bocor Berikut Ini !

Baca Juga : Mengenal Ciri-Ciri Penyakit Alzheimer

Mengenal Ciri-Ciri Penyakit Alzheimer

Mengenal Ciri-Ciri Penyakit Alzheimer

Mengenal Ciri-Ciri Penyakit Alzheimer

Alzheimer adalah sebuah penyakit yang sering ditemukan pada orang lanjut usia. Penyakit berupa kondisi kelainan yang ditandai dengan menurunnya daya ingat, menurunnya kemampuan berpikir dan berbicara, serta berubahnya perilaku penderita akibat gangguan yang terjadi di dalam otak yang bersifat progresif atau perlahan-lahan.

Baca : Cara Menghilangkan Bercak Putih

Alzheimer merupakan penyakit yang terus berkembang dari waktu ke waktu sesuai dengan kondisi kerusakan yang terjadi dalam otak. Gejala yang ditimbulkannya pun akan terus berkembang. Oleh karena, mari kita mengenal gejala atau ciri-ciri dari penyakit alzheimer ini !

  • Hilang Ingatan Sesaat

Salah satu yang menyebabkan seseorang mudah lupa ingatan adalah penyakit alzheimer. Pada tahap awal menderita alzheimer, pasien sering hilang ingatan sesaat. Kondisi tersebut biasanya terjadi saat melupakan percakapan yang sangat ringan. Hilang ingatan tersebut berbeda dengan hilang ingatan pada orang lanjut usia. Bahkan penderita alzheimer sampai tiba-tiba tidak bisa mengingat nama atau beberapa hal yang dekat dalam kehidupan sehari-harinya. Terkadang penderita juga sampai tidak bisa mengingat apa yang baru saja dilakukan.

  • Tidak Dapat Mengambil Keputusan

Gejala lainnya dari penyakit alzheimer adalah penderita tidak dapat mengambil keputusan untuk diri sendiri. Biasanya gejala seperti ini adalah sebuah kondisi di mana penderita tidak dapat memakai pakaian yang tepat, memakai pakaian yang terbalik, atau pakaian yang salah. Jadi penderita seperti kebingungan dan tidak dapat memilih apa yang harus dilakukannya.

  • Perubahan Suasana Hati

Tanpa alasan yang jelas, penderita alzheimer dapat mengalami perubahan suasana hati. Kondisi itu dapat terjadi ketika penderita merasakan cemas, mudah tersinggung dan marah, serta kebingungan.

Baca Juga : Ciri-Ciri Seseorang Menderita Penyakit Bronkitis

  • Sulit Berkonsentrasi

Tidak hanya masalah ingatan, penderita alzheimer juga bermasalah dalam berkonsentrasi. Penderita sering kali kesulitan untuk berkonsentrasi. Mereka biasanya akan menunjukkan gejala tersebut ketika melakukan pekerjaan yang rutin, yang sudah biasa dilakukan. Bahkan mereka bisa mengalami frustasi.

  • Sulit Berkomunikasi

Gejala lainnya dari penyakit alzheimer adalah kesulitan berkomunikasi. Gejala tersebut merupakan gejala yang paling sering terjadi. Gejala tersebut contohnya, penderita awalnya merasa ingin berkata atau berbicara sesuatu, namun tiba-tiba lupa apa yang akan diucapkannya. Pada akhirnya sering kali mereka jadi salah berucap atau salah berbicara.

  • Sering Kali Tidak Mengenali Waktu

Penderita alzheimer juga sering kali merasa tidak sadar waktu yang tengah mereka jalani, mereka mengira bahwa waktu itu siang, padahal sudah malam. Mereka juga sering kali tidak sadar berapa lama waktu yang telah dilalui. Misalnya, ketika keluar selama lima menit, mereka malah mengira sudah lima jam.

  • Gangguan Penglihatan

Penderita alzheimer juga sering mengalami gangguan penglihatan yang ditandai dengan berbagai kebingungan. Mereka biasanya tidak dapat melihat warna dengan benar, atau kesulitan membaca. Bahkan penderita juga bisa mengalami gangguan visual, yakni ketika mereka bercermin, mereka merasa bukan dirinya yang terlihat dalam bayangan cermin.

Baca : Cara Menghilangkan Bercak Putih

  • Melakukan Kegiatan Berulang-ulang

Penderita Alzheimer juga akan sering melakukan berbagai kegiatan yang berulang-ulang. Mereka bisa membuka pintu dan menutup berulang kali, berjalan mondar-mandir, pergi ke ruangan-ruangan yang terus menerus dan tingkah laku lain. Hal ini terjadi karena mereka merasa perlu bergerak dan ingin terlihat sibuk.

  • Kehilangan Fungsi Motorik

Jika penyakit alzheimer menyerang usia muda, salah satu gejalanya adalah gangguan fungsi motorik. Penyakit ini bahkan dapat membuat penderitanya tidak dapat melakukan hal yang ringan, seperti mengikat tali sepatu, mengancingkan baju, atau menggunakan berbagai perlengkapan. Hal tersebut dikarenakan adanya gangguan fungsi motorik.

  • Paranoid

Paranoid atau ketakutan berlebihan juga menjadi gejala penyakit alzheimer. Kondisi itu disebabkan perasaan mereka yang mencurigai ada tindakan jahat dari orang sekitar. Mereka bahkan merasa paranoid dari berbagai sudut, seperti penglihatan, prasangka dan pikiran. Bahkan mereka bisa saja sampao takut dengan keluarga.

Itulah beberapa gejala atau ciri-ciri penyakit alzheimer. Masih banyak sebenarnya ciri-ciri penyakit alzheimer ini, namun yang pasti gejala penyakit alzheimer ini cukup berkaitan satu sama lainnya. Jadi, Mengenal Ciri-Ciri Penyakit Alzheimer sangat penting, agar anda bisa mewaspadai kehadiran penyakit yang satu ini.

Baca Juga : Waspadai Ciri-Ciri Kanker Serviks Berikut Ini !