Kenali Perbedaan Ciri-Ciri Sinusitis dengan Polip Hidung !

Kenali Perbedaan Ciri-Ciri Sinusitis dengan Polip Hidung !

Patut Anda ketahui, sinusitis dan polip hidung merupakan penyakit yang berbeda. Kenali Perbedaan Ciri-Ciri Sinusitis dengan Polip Hidung ! Karena setiap penyakit memiliki cara penanganan yang tidak sama. Namun keduanya tentu harus ditangani dengan baik dan tepat.

Kenali Perbedaan Ciri-Ciri Sinusitis dengan Polip Hidung !

CARA MENGHILANGKAN BERCAK PUTIH, – Sinusitis dan polip hidung memang merupakan dua penyakit yang mirip tapi tentunya berbeda. Dan perbedaan tersebut tentunya meliputi gejalanya, meskipun sepintas gejala kedua penyakit tersebut tidak mudah dibedakan, dan mungkin banyak orang yang sering kali salah mengira pada kondisi keduanya jika bukan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu untuk benar-benar memastikannya.

Sinusitis adalah peradangan saluran pada rongga tengkorak yang menghubungkan hidung dan rongga mata, yg disebabkan oleh virus. Kata sinusitis itu sendiri berasal dari bahasa latin yaitu sinus yaitu cekungan dan itis yang berarti radang.

Gejala sinusitis antara lain :

  • Pilek atau flu berkepanjangan atau menahun yang sulit untuk sembuh
  • Bila sudah terjadi penumpukan cairan dalam rongga maka kepala menjadi sakit terutama pada saat menunduk
  • Badan meriang
  • Pendengaran yang berkurang di sertai ingus terus mengalir
  • Berkurangnnya indra penciuman
  • Kurangnnya nafsu makan

Sedangkan penyakit polip hidung merupakan penyumbatan rongga hidung karena adanya pembengkakan atau pembesaran daging tumbuh di dalam rongga hidung atau bisa di sebut dengan tumor hidung karena memang bentuknya seperti daging yang tumbuh dalam hidung, polip hidung tersebut terjadi karena munculnya masa lunak yang mengudang banyak cairan di dalam rongga hidung, berwarna putih ke abu abuan yang terjadi akibat inflamasi mukosa seperti daging yang tumbuh di dalam hidung. (Baca Juga : Nama Obat Sinusitis Herbal Yang Bagus)

Gejala polip hidung antara lain :

  • Suara bindeng
  • Menurunnya indra penciuman
  • Pilek menahun
  • Sering merasakan sakit kepala
  • Rongga hidung terasa gatal
  • Hidung mampet karena terjadi penyumbatan pada lubang hidung

Untuk memastikan diagnosis yang tepat tentu harus dilakukan pemeriksaan secara langsung oleh dokter, terutama dokter Spesialis THT.

Itulah perbedaan antara sinusitis dengan polip hidung. Jadi, Anda harus Kenali Perbedaan Ciri-Ciri Sinusitis dengan Polip Hidung ! Agar Anda tidak salah mengira antara kedua penyakit tersebut, karena antara kedua penyakit tersebut butuh penanganan yang berbeda.

Jika Anda merasa mengalami hal yang serupa dengan gejala-gejala tersebut, segera periksakan ke dokter untuk memastikannya. Dan untuk mengobatinya, Kami menawarkan Anda obat polip hidung herbal Jelly Gamat Gold G yang efektif dan aman mengobati polip hidung tanpa operasi dan tanpa efek samping. Khasiatnya pun sudah terbukti ampuh dirasakan oleh konsumennya. Jadi, Anda tidak perlu meragukan kualitasnya.

Kenali Perbedaan Ciri-Ciri Sinusitis dengan Polip Hidung !

Baca Juga :

Ciri-Ciri Penyakit Polip Hidung

Ketahuilah Ciri-Ciri Malnutrisi Pada Anak Berikut Ini !

Beginilah Ciri-Ciri Penyakit Gonore

Ciri-Ciri Penyakit Polip Hidung

Ciri-Ciri Penyakit Polip Hidung

CARA MENGHILANGKAN BERCAK PUTIH, – Polip hidung merupakan penyakit yang sering dijumpai. Penyakit ini tidak berbahaya namun sangat mengganggu. Oleh karenanya, ketahuilah Ciri-Ciri Penyakit Polip Hidung berikut ini agar Anda bisa menyadari kemunculan penyakit ini, hingga bisa segera melakukan tindakan penanganan yang tepat sebelum kondisinya bertambah parah dan semakin mengganggu.

Ciri-Ciri Penyakit Polip Hidung

Pada kasus-kasus polip hidung yang sudah terjadi, polip hidung sebenarnya jarang menimbulkan gejala atau ciri-ciri yang berarti/menonjol hingga bisa dideteksi, apalagi jika ukuran polip hidungnya kecil. Ya, gejala biasanya baru akan terlihat ketika ukuran polip sudah besar hingga mengganggu. Lalu apa saja gejala dan ciri-ciri polip hidung tersebut, berikut diantaranya :

  • Hidung tersumbat, seperti ada yang menghalangi dan mengganjal
  • Lendir yang berlebihan dari hidung mengalir ke tenggorokan terutama saat terlentang
  • Susah bernapas melalui hidung, karena hidung tersumbat
  • Hidung terus berair, seperti sedang pilek
  • Indera penciuman berkurang
  • Indera perasa juga berkurang
  • Bahkan mati rasa
  • Gangguan pendengaran
  • Telinga terasa penuh
  • Nyeri pada wajah
  • Nyeri pada bagian gigi atas
  • Dahi terasa tertekan
  • Mendengkur saat tidur
  • Gatal di sekitar mata
  • Bersin-bersin
  • Infeksi kronis
  • Bentuk hidung tidak simetris
  • Sakit kepala berkepanjangan
  • Kehilangan nafsu makan

(Baca Juga : Obat Herbal Polip Hidung Yang Ampuh dan Mujarab)

Itulah beberapa gejala dan Ciri-Ciri Penyakit Polip Hidung yang harus Anda ketahui. Ketika Anda merasa mengalami hal yang serupa dengan gejala-gejala tersebut, sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk memastikannya. INGAT!!! Meskipun polip hidung tidak berbahaya, tapi polip hidung juga harus segera ditangani dengan baik karena akan sangat mengganggu. Selain itu, polip hidung juga bisa menyebabkan komplikasi, diantaranya :

  • Apnea tidur obstruktif. Dalam kondisi yang cukup serius ini, anda sering berhenti dan mulai bernapas pada saat tidur.
  • Asma. Rinosinusitis kronis dapat memicu serangan asma.
  • Infeksi sinus. Polip hidung dapat membuat anda lebih rentan terhadap infeksi sinus yang seringkali menyebabkan kondisi lebih kronis.
  • Penyebaran infeksi ke rongga mata, hingga menyebabkan pembengkakan atau benjolan pada mata, ketidakmampuan untuk menggerakkan mata, pengurangan visi, atau bahkan kebutaan yang dapat menjadi permanen.
  • Meningitis. Infeksi dapat juga menyebar ke selaput dan cairan di sekitar otak dan sumsum tulang belakang
  • Aneurisma atau gumpalan darah. Infeksi dapat menyebabkan masalah pada pembuluh darah di sekitar sinus, bercampur dengan suplai darah ke otak, dan menempatkan anda pada risiko stroke.

Polip hidung adalah sebuah penyakit berupa tonjolan pada jaringan permukaan (mukosa) rongga hidung bagian dalam (cavum nasi). Bentuknya bertangkai dan memanjang (mirip buah anggur bening lonjong bertangkai). Kehadiran polip hidung mengganggu penderitanya, karena membuat hidung tidak leluasa bernapas, sehingga tidak nyaman bernapas. Selain itu, penderita juga bisa mengalami pilek berkepanjangan. Polip hidung merupakan hasil dari peradangan kronis di dalam rongga hidung. Polip hidung juga merupakan jaringan tumbuh yang jinak dan tidak bersifat kanker. Namun seperti yang dikatakan tadi, kehadiran polip hidung akan sangat mengganggu, sehingga perlu mendapatkan penangan. (Baca Juga : Obat Polip Hidung Yang Ampuh di Apotik)

Polip hidung terbagi menjadi 2 jenis, yaitu :

  • Polip Hidung Tunggal, yaitu jumlah polipnya hanya satu, berasal dari sel-sel permukaan dinding sinus tulang pipi (maxilla).
  • Polip Hidung Multiple, yaitu jumlah polipnya lebih dari satu, dapat timbul di kedua sisi rongga hidung dan pada umumnya berasal dari permukaan dinding rongga tulang hidung bagian atas (etmoid).

Mengenai penyebabnya, sampai saat ini sebenarnya belum diketahui pasti penyebab polip hidung. Namun ada beberapa faktor yang diduga dapat memicu timbulnya polip hidung, antara lain :

  • Infeksi kronis pada sinus (sinusitis)
  • Rhinitis alergi
  • Asma
  • Sindrom Churg-Strauss
  • Cystic fibrosis
  • Respon alergi terhadap obat anti-nyeri seperti aspirin, ibuprofen, dll

Polip biasanya tumbuh di daerah di mana selaput lendir hidung membengkak akibat penimbunan cairan. Banyak orang tidak menyadari bahwa mereka memiliki polip hidung, sebab polip hidung memang sering kali tidak menimbulkan gejala, apalagi jika ukurannya kecil.

Jadi, itulah Ciri-Ciri Penyakit Polip Hidung yang harus Anda ketahui. Jika Anda merasa mengalami hal yang serupa dengan gejala-gejala tersebut, segera periksakan ke dokter untuk memastikannya. Dan untuk mengobatinya, Kami menawarkan Anda obat polip hidung herbal Jelly Gamat Gold G yang efektif dan aman mengobati polip hidung tanpa operasi dan tanpa efek samping. Khasiatnya pun sudah terbukti ampuh dirasakan oleh konsumennya. Jadi, Anda tidak perlu meragukan kualitasnya.

Ciri-Ciri Penyakit Polip Hidung

Baca Juga :

Ketahuilah Ciri-Ciri Malnutrisi Pada Anak Berikut Ini !

Beginilah Ciri-Ciri Penyakit Gonore

Kelola Stres Bisa Membantu Pasien Mengendalikan Vitiligo

Ketahuilah Ciri-Ciri Malnutrisi Pada Anak Berikut Ini !

Ketahuilah Ciri-Ciri Malnutrisi Pada Anak Berikut Ini !

Ketahuilah Ciri-Ciri Malnutrisi Pada Anak Berikut Ini ! – Anak-anak umumnya rentan terhadap berbagai gangguan kesehatan. Hal ini dikarenakan anak belum mampu menghasilkan sistem imun yang kuat bagi dirinya sendiri. Berbagai masalah kesehatan yang umumnya sering menyerang anak-anak dapat disebabkan oleh berbagai hal seperi cuaca, terganggunya sistem pencernaan, gizi dan lain-lain.

Ketahuilah Ciri-Ciri Malnutrisi Pada Anak Berikut Ini !

Masalah gizi adalah salah satu diantara beberapa penyebab gangguan kesehatan pada anak. Anak rentan terhadap masalah gizi karena tubuhnya secara sistematis akan mencerna apa saja yang masuk. Oleh karena itu, jika yang memberi asupan gizi tidak memahami hal tersebut dan cenderung hanya memberikan makanan dan minuman tanpa melihat kandungan gizinya bisa mengakibatkan anak kekurangan gizi dan mengalami gizi buruk atau Malnutris.

Gizi buruk atau malnutrisi adalah kondisi terburuk anak yang mengalami kekurangan gizi untuk kurun waktu yang lama bahkan menahun. Penyebab utama malnutrisi adalah kurangnya anak dalam mengkonsumsi makanan dengan kandungan gizi seimbang, akibat dari penyakit-penyakit tertentu atau terganggunya proses pencernaan yang berfungsi menyerap gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. (Baca Juga : CARA MENGHILANGKAN BERCAK PUTIH)

Penyebab Malnutris Pada Anak

Sebelumnya telah dikatakan bahwa anak yang mengalami kekurangan gizi diakibatkan gagalnya penyerapan gizi maupun kurangnya asupan gizi dari makanan yang dikonsumsi. Selain hal itu, masih ada beberapa faktor eksternal lain yang juga menjadi penyebab malnutrisi pada anak.

  • Sanitasi

Sanitasi adalah usaha yang dilakukan untuk membudayakan manusia agar tidak bersentuhan langsung dengan kotoran. Zat yang paling banyak masuk dalam tubuh adalah air. Jika proses sanitasi yang dikenai pada air salah, maka air tersebut bisa menjadi faktor penyebab malnutrisi. Pada tahun 2008 sebagian kasus malnutrisi disebabkan oleh air yang tidak sehat.

  • Penyakit

Kekurangan gizi juga bisa disebabkan oleh beberapa penyakit seperti diare dan infeksi. Ini merujuk pada terganggunya proses pencernaan pada anak yang tugasnya adalah menyerap nutrisi dari makanan. Belum lagi infeksi yang disebabkan oleh pertumbuhan cacing dalam tubuh juga bisa menyebabkan gizi dalam tubuh kurang terpenuhi.

  • Kondisi pre-natal dan natal anak

Gizi anak di bawah usia 5 tahun sangat bergantung dengan gizi yang ia dapatkan ketika dalam kandungan dan menyusui. Tingkat gizi yang diterima bayi saat dalam kandungan dapat mempengaruhi ukuran tubuh bayi. Ibu hamil yang kekurangan makanan yang mengandung iodium juga dapat menyebabkan kerusakan otak, fisik dan mental pada anak yang dilahirkan. (Baca Juga : Cara Cepat Menghilangkan Bekas Cacar Pada Anak)

  • Jenis kelamin

Pada tahun 2009 sebuah studi di Bangladesh melaporkan bahwa tingkat kurang gizi pada anak perempuan lebih tinggi daripada anak laki-laki. Kasus ini banyak ditemukan di negara Asia Selatan dan Asia Tenggara. Sedangkan negara berkembang lainnya gizi anak perempuan sedikit lebih tinggi.

  • Kesenjangan sosial

Akibat kurangnya ketersediaan makanan menyebabkan anak-anak dari keluarga yang kurang mampu juga menyebabkan kurang terpenuhinya gizi anak.

Ciri-Ciri Anak Malnutrisi

Ketahuilah Ciri-Ciri Malnutrisi Pada Anak Berikut Ini ! Dan berikut ini ciri-ciri anak malnutrisi secara umum, antara lain :

  • Kegagalan pertumbuhan

Kegagalan untuk mencapai batas normal yang sesuai dengan usianya seperti berat badan dan tinggi badan. Anak akan terlihat kurus dan lebih pendek. Ini merupakan tanda awal anak malnutrisi.

  • Emosi yang kacau

Anak akan mudah marah yang disertai dengan kelesuan dan menangis berlebihan, rewel yang disertai dengan kecemasan dan apatis.

  • Gangguan pada kulit dan rambut

Kulit akan terlihat bersisik dan kering. Rambut juga berubah kering, berwarna karat, kusam serta mudah rontok.

  • Otot melemah

Otot anggota gerak (atrofi otot) akan mengecil dan mengurangi kekuatan geraknya.

  • Pembengkakan anggota tubuh

Beberapa bagian tubuh akan terlihat membulat akibat pembengkakan seperti wajah, perut, telapak kai dan wajah. Hal ini karena kurangnya nutris penting yang dibutuhkan oleh tubuh. (Baca Juga : Obat Herbal Asma Yang Aman Untuk Anak)

  • Lelah

Tubuh merasa kekurangan tenaga sehingga merasa lemas sepanjang hari. Ini biasanya disebabkan oleh anemia yang menyerang anak malnutrisi.

  • Pematangan tulang terhambat

Anak malnutrisi tulangnya akan lebih ringkih dikarenakan kurangnya nutrisi untuk tulang yang didapatan dari makanan yang dikonsumsi.

  • Pasif

Aktivitas yang dilakukan anak malnutrisi sangat kurang jika dibandingkan dengan anak-anak sehat lainnya. Ini dikarenakan ia merasakan lemas dan susah bahkan untuk menggerakkan tubuhnya sendiri.

  • Kekebalan tubuh menurun

Karena kurangnya nutrisi dan gizi menyebabkan anak-anak yang dasarnya memang sistem tubuhnya belum dapat menciptakan sistem imun yang kuat mudah terserang penyakit berbahaya jangka panjang yang berawal dari infeksi.

  • Perkembangan otak terganggu

Selain tubuh, perkembangan otak juga terganggu. Ini karena gizi yang dibutuhkan oleh otak kurang sehingga anak memiliki IQ rendah, tidak mampu belajar, susah mengingat dan susah fokus, sulit memecahkan masalah serta perkembangan bahasa yang buruk.

Demikianlah artikel mengenai “Ketahuilah Ciri-Ciri Malnutrisi Pada Anak Berikut Ini !”. Semoga artikel ini bermanfaat untuk para pembaca.

Baca Juga :

Beginilah Ciri-Ciri Penyakit Gonore

Kelola Stres Bisa Membantu Pasien Mengendalikan Vitiligo

Ada Bercak Putih di Muka, Apakah Penyebabnya?

Beginilah Ciri-Ciri Penyakit Gonore

Beginilah Ciri-Ciri Penyakit Gonore

Gonore merupakan salah satu penyakit menular seksual yang harus diwaspadai. Anda harus tau ciri-ciri penyakit gonore, dan Beginilah Ciri-Ciri Penyakit Gonore yang harus Anda ketahui. Simak dalam pembahasan berikut ini!

Beginilah Ciri-Ciri Penyakit Gonore

Gonore atau disebut juga kencing nanah adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri yang menyerang saluran kemih pada pria dan menyerang mulut rahim pada wanita. Bakteri yang menginfeksi ini adalah bakteri Neisseria gonorrhoeae, yang dapat menular dari satu orang ke orang yang lain melalui kontak seksual, atau melalui kontak dengan cairan tubuh orang yang terinfeksi. Tidak hanya itu saja, infeksi gonore juga bisa menular dari ibu kepada anak ketika melahirkan. Yaitu ketika ibu menderita penyakit gonore saat hamil, maka saat melahirkan anaknya sangat berisiko terkena infeksi gonore tersebut.

Gonore atau kencing nanah ini merupakan penyakit infeksi yang sangat menular dan sangat patut diwaspadai. Oleh karena itu, Anda harus mengenali seperti apa ciri-ciri dari penyakit gonore ini. Nah, berikut ini akan Kami sampaikan bagaimana saja ciri-ciri atau gejala dari penyakit gonore itu. (Baca Juga : CARA MENGHILANGKAN BERCAK PUTIH)

Ciri-ciri atau gejala penyakit gonore pada pria

Sebagian pria mungkin tidak akan menyadari bahwa dirinya tengah mengidap penyakit gonore, karena memang penyakit ini terkadang tidak menimbulkan gejala. Dan jika mengalami gejala, maka gejala yang paling umum terjadi adalah rasa panas atau terbakar ketika buang air kecil. Selain itu gejala lainnya yang juga mengikuti antara lain :

  • Frekuensi buang air kecil yang cukup sering.
  • Keluarnya nanah dari penis (tetesan cairan) berwarna putih, kuning, krem atau kehijau-hijauan).
  • Bengkak dan kemerahan bukaan penis.
  • Bengkak atau nyeri pada testis.
  • Sakit tenggorokan yang datang terus-menerus.

Ketika telah diobati, infeksi ini mungkin masih akan bertahan di tubuh selama beberapa hari. Pada kasus yang jarang ditemui, gonore dapat menyebabkan kerusakan pada tubuh, khususnya uretra dan testis. Rasa nyeri juga dapat dirasakan hingga ke rektum. (Baca Juga : Obat Herbal Dispepsia)

Ciri-ciri atau gejala penyakit gonore pada pada wanita

Beberapa wanita sulit mengidentifikasi gejala gonore. Pasalnya, gejala yang muncul ada kemiripan dengan infeksi lain. Gejala gonore pada wanita tidak begitu identik/khas, sehingga sering kali para wanita abai karena menganggapnya biasa dan umum. Seperti, infeksi jamur vagina yang memang umum terjadi, sehingga beberapa wanita salah mengira infeksi yang dialaminya. Dan berikut ini adalah beberapa gejala atau ciri-ciri penyakit gonore yang muncul pada wanita, antara lain :

  • Keluar cairan dari vagina (berair, menyerupai krim, sedikit kehijauan).
  • Ketika buang air kecil, adanya sensasi nyeri dan rasa panas.
  • Frekuensi buang air kecil yang cukup sering.
  • Munculnya bercak darah atau perdarahan saat tidak sedang menstruasi.
  • Rasa nyeri ketika melakukan hubungan seksual.
  • Rasa nyeri juga dirasakan pada perut bagian bawah atau nyeri panggul.
  • Bengkak pada vulva.
  • Rasa terbakar atau panas di tenggorokan (ketika sudah melakukan oral seks).
  • Demam.

Semua gejala-gejala dan ciri-ciri dari penyakit gonore di atas harus Anda ketahui dan Anda ingat, agar jika suatu saat mengalami hal yang serupa maka Anda bisa segera melakukan tindakan yang tepat untuk menangani atau segera melakukan konsultasi dengan dokter untuk memastikan apa yang menjadi penyebabnya, sehingga Anda bisa tau apa yang harus dilakukan untuk menanganinya.

Demikian pembahasan mengenai “Beginilah Ciri-Ciri Penyakit Gonore”. Semoga informasi tersebut bisa bermanfaat untuk Anda. Dan pesannya adalah mulai dari sekarang hindari perilaku seks bebas, seperti berhubungan seksual di luar nikah. Karena perilaku tersebutlah yang menyebabkan penyakit gonore ini menyerang Anda.

Baca Juga :

Kelola Stres Bisa Membantu Pasien Mengendalikan Vitiligo

Ada Bercak Putih di Muka, Apakah Penyebabnya?

Seperti Inilah Ciri-Ciri Penyakit Gondok

Mengenal Bagaimana Ciri-Ciri Penyakit Glaukoma

Mengenal Bagaimana Ciri-Ciri Penyakit Glaukoma

Mengenal Bagaimana Ciri-Ciri Penyakit Glaukoma

Mata anda mengalami masalah? Hati-hati, jangan pernah biarkan masalah mata anda begitu saja, karena ada banyak penyakit yang dapat terjadi pada mata, bahkan beberapanya sulit disembuhkan. Segera periksakan ke dokter jika anda mengalami masalah pada mata anda. Salah satu penyakit mata yang perlu anda waspadai adalah penyakit mata Glaukoma. Bagaimanakan ciri-cirinya ? Mari kita mengenal lebih dekat penyakit mata yang satu ini !

Baca : Cara Menghilangkan Bercak Putih

Glaukoma adalah gangguan kesehatan pada mata akibat adanya kerusakan saraf, sehingga mata tidak dapat melihat dengan benar atau bahkan mengalami kebutaan. Pada umumnya penyakit mata glaukoma ini disebabkan oleh tingginya tekanan dalam bola mata. Saraf mata merupakan kumpulan serat saraf yang menghubungkan retina ke otak. Jika saraf mata rusak, maka sinyal yang bertugas untuk meneruskan apa yang dilihat ke otak jadi terganggu. Secara perlahan, kondisi ini membuat penglihatan jadi hilang atau mengalami kebutaan.

Penyakit mata glaukoma ini ada beberapa jenisnya. Glaukoma dibedakan menjadi glaukoma sudut terbuka, glaukoma sudut tertutup, glaukoma kongenital, glaukoma sekunder, glaukoma tekanan normal, dan pigmentary glaucoma. Dari semua jenis glaukoma tersebut yang paling sering terjadi adalah glaukoma sudut terbuka.

Menurut WHO sebagai Organisasi Kesehatan Dunia, penyakit mata glaukoma merupakan penyebab kedua kebutaan terbesar di seluruh dunia setelah penyakit mata katarak. Di Indonesia sendiri, prevalensi penderita glaukoma pada tahun 2007 mencapai 4,6 per 1000 penduduk, berdasarkan data yang didapat oleh Kementrian Kesehatan.

Penyebab Glaukoma

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, penyakit glaukoma ini umumnya disebabkan oleh adanya tekanan yang meningkat pada mata (tekanan intraokular). Peningkatan tekanan tersebut bisa karena produksi cairan mata yang berlebihan, atau bisa juga disebabkan karena saluran pembuangan cairan tersebut yang terhalang. Tekanan pada mata dapat merusak serabut saraf retina atau jaringan saraf yang melapisi bagian belakang mata dan saraf optik yang menghubungkan mata ke otak. Hingga saat ini, belum diketahui juga mengapa produksi cairan mata bisa berlebihan dan belum diketahui juga mengapa saluran pembuangannya bisa tersumbat.

Baca Juga : Kenali Ciri-Ciri Penyakit Ginjal Bocor Berikut Ini !

Jenis Glaukoma

Sebelumnya sudah disebutkan juga jenis-jenis penyakit mata glaukoma, namun diantara beberapa jenis glaukoma yang paling umum terjadi hanya dua jenis saja, yaitu glaukoma sudut terbuka dan glaukoma sudut tertutup.

Pada kasus glaukoma sudut terbuka, struktur mata tampak normal namun pada saluran mata yang disebut trabecular meshwork mengalami masalah, di mana masalah tersebut menyebabkan cairan mata tidak bisa mengalir dengan baik.

Sedangkan pada kasus glaukoma sudut tertutup, tekanan yang terjadi di dalam mata disebabkan oleh drainase yang buruk akibat kanal pembuangan terhalang oleh sempitnya sudut antara kornea dan iris. Glaukoma sudut tertutup ini lebih banyak ditemukan di negara-negara asia.

Mengenal Bagaimana Ciri-Ciri Penyakit Glaukoma, – Selain dua jenis di atas, penyakit mata glaukoma lainnya seperti telah disebutkan adalah glaukoma kongenital dan glaukoma sekunder. Glaukoma kongenital disebabkan oleh kelainan mata bawaan, di mana glaukoma kongenital ini diderita oleh anak-anak. Sedangkan glaukoma sekunder disebabkan oleh peradangan pada lapisan tengah mata (uveitis) atau cedera pada mata.

Diagnosis Glaukoma

Karena glaukoma menyebabkan saraf optik terganggu, maka diagnosis akan difokuskan pada hal tersebut. Dokter mata akan memeriksa daya penglihatan pasien melalui pupil yang melebar (dilatasi). Sebuah prosedur untuk memeriksa tekanan mata juga akan dilakukan. Prosedur ini disebut tonometri. Dokter juga akan melakukan tes lapang pandang untuk memeriksa apakah penglihatan tepi pasien telah berkurang.

Baca : Cara Menghilangkan Bercak Putih

Seperti Apa Saja Ciri-Ciri Penyakit Glaukoma ?

Mengetahui dan menyadari hadirnya gejala atau ciri-ciri penyakit glaukoma memang sangat penting. Pasalnya, dengan mengetahui gejala penyakit glaukoma, maka anda bisa segera bertindak cepat ketika mengalaminya. Hal tersebut akan sangat membantu dalam mengatasi penyakitnya, karena lebih cepat ditangani akan lebih baik, dan mungkin peluang untuk bisa sembuh pun lebih besar sebelum kondisi penyakitnya semakin parah. Dan berikut inilah beberapa gejala atau ciri-ciri dari penyakit glaukoma yang harus anda ketahui, antara lain :

  • Nyeri pada mata.
  • Sakit kepala.
  • Melihat bayangan lingkaran di sekeliling cahaya.
  • Mata memerah.
  • Mual atau muntah.
  • Mata berkabut (khususnya pada bayi).
  • Penglihatan yang makin menyempit hingga pada akhirnya tidak dapat melihat obyek sama sekali.

Itulah beberapa gejala atau ciri-ciri dari penyakit mata glaukoma yang harus anda ketahui dan anda ingat. Agar jika suatu saat anda mengalami hal yang sama dengan gejala-gejala tersebut anda bisa segera pergi ke dokter untuk memeriksakan kondisinya dan memastikannya. Setelah itu anda bisa segera melakukan tindakan untuk mengatasinya, sebelum kondisinya bertambah parah.

Mengenal Bagaimana Ciri-Ciri Penyakit Glaukoma, – Untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan pada mata, termasuk glaukoma, ada solusi yang tepat dan aman untuk anda pilih, yaitu Eye Care Softgel dari Green World. Produk herbal ini merupakan pilihan tepat karena sudah terbukti khasiatnya. Dan selain itu juga, kualitasnya juga sudah terjamin karena sudah terdaftar di FDA (BPOM-nya Amerika Serikat). Jadi anda tidak perlu meragukan kualitasnya.

Baca Juga : Cara Menghilangkan Penyakit Kulit Eksim


Mengenal Bagaimana Ciri-Ciri Penyakit Glaukoma

Anda bisa PESAN OTOMATIS via WhatsApp dengan meng-klik gambar di atas !

Kenali Ciri-Ciri Penyakit Ginjal Bocor Berikut Ini !

Kenali Ciri-Ciri Penyakit Ginjal Bocor Berikut Ini !

Kenali Ciri-Ciri Penyakit Ginjal Bocor Berikut Ini !

Ginjal bocor merupakan salah satu penyakit ginjal yang cukup sering mendera. Oleh karena itu, anda patut mewaspadai kehadirannya. Salah satunya adalah dengan mengenali seperti apa ciri-ciri dari penyakit tersebut.

Baca : Cara Menghilangkan Bercak Putih

Ciri-ciri ginjal bocor merupakan sebuah acuan yang digunakan untuk mengetahui atau mendeteksi adanya penyakit ginjal bocor yang mendera, yaitu terjadi kebocoran pada ginjal, atau dalam istilah kedokterannya disebut sindrom nefrotik.

Setiap orang perlu untuk mengetahui dan mengenai ciri-ciri penyakit ginjal bocor ini, agar jika suatu waktu mengalami hal yang serupa dengan ciri-ciri tersebut, maka bisa segera melakukan tindakan tepat untuk melakukan penanganannya, minimal dengan melakukan pemeriksaan ke dokter untuk memastikan kondisi kesehatan anda, sebelum kondisinya bertambah parah.

Pada kesempatan ini, kami akan berbagai pengetahuan mengenai ciri-ciri penyakit ginjal bocor. Namun sebelumnya, kita akan bahas terlebih dahulu mengenai definisi atau pengertian dari ginjal bocor itu sendiri, beserta penyebabnya. Untuk menambah pengetahuan. Mari kita simak ulasan selengkapnya berikut ini !

Pengertian Ginjal Bocor

Ginjal bocor pada dasarnya bukanlah sebuah penyakit, namun lebih tepatnya adalah kumpulan tanda-tanda dan gejala yang sering menyertai berbagai penyakit yang mempengaruhi fungsi dari penyaringan glomerulus ginjal. Ginjal bocor juga merupakan istilah yang sering disebutkan oleh banyak orang, yang mana dalam istilah kedokterannya disebut Sindroma Nefrotik.

Baca Juga : Cara Menghilangkan Penyakit Kulit Eksim

Istilah ginjal bocor mengacu pada kondisi dari ginjal yang mengalami kebocoran akibat sel-selnya yang mengalami penurunan fungsi dalam menghambat keluarnya protein (albumin) dari tubuh. Pasalnya, salah satu fungsi dari ginjal memang sebagai alat untuk menyaring (filtrasi) terhadap protein yang seharusnya tidak keluar melalui ginjal. Nah, pada kasus ginjal bocor ini, protein justru malah menerobos keluar dari ginjal, sehingga disebutlah dengan istilah ginjal bocor.

Kelainan ginjal bocor bisa terjadi pada siapa saja, baik pada orang dewasa maupun pada anak-anak. Yang mana pada anak-anak, ginjal bocor dapat terjadi di usia 18 bulan sampai 4 tahun, dan kasusnya lebih sering terjadi pada anak laki-laki dibandingkan dengan anak perempuan. Sebagian besar anak-anak menderita bentuk sindrom nefrosis yang disebut Minimal Change Disease, yaitu penyakit dengan perubahan minimal. Kenali Ciri-Ciri Penyakit Ginjal Bocor Berikut Ini !

Penyebab Ginjal Bocor

Penyebab ginjal bocor belum dapat diketahui secara pasti sampai saat ini. Namun, para ahli meyakini bahwa ginjal bocor ditenggarai oleh gangguan imunitas, atau disebut dengan penyakit autoimun. Di mana ada ketidakcocokan antar satu sel dengan sel lain pada ginjal, sehingga terjadilah pertarungan yang mengakibatkan ada sebagian sel ginjal yang rusak. Akibatnya salah satu fungsi dari ginjal jadi terganggu, dan protein yang seharusnya tidak keluar melalui ginjal malah menerobos keluar dari ginjal, sehingga disebutlah dengan istilah ginjal bocor.

Selain itu, ginjal bocor juga ditenggarai terjadi akibat mengidap penyakit diabetes, malaria, atau konsumsi obat-obatan tertentu.

Baca : Cara Menghilangkan Bercak Putih

Lalu apa saja ciri-ciri dari ginjal bocor ini??

Beberapa gejala berikut ini merupakan ciri-ciri yang menandakan seseorang mengalami ginjal bocor, diantaranya adalah :

  • Pada anak bisa terjadi penurunan tekanan darah ketika sedang berdiri.
  • Malas makan, karena nafsu makan menjadi berkurang.
  • Kekurangan nutrisi akibat hilangnya zat gizi, sehingga pertumbuhan bisa terhambat.
  • Perut membengkak akibat kekurangan protein, seperti mengalami busung lapar.
  • Terjadi peradangan pada lapisan perut, di karenakan adanya infeksi di daerah perut. Infeksi ini diduga karena hilangnya antibodi yang keluar bersama urin, dan lain lain.
  • Air kencing (urin) berbusa.
  • Saat buang air kecil, air kencing yang keluar akan lebih sedikit dari biasanya.
  • Mengalami pembengkakan pada kelopak mata dan kaki.
  • Massa otot menyusut.
  • Mengalami sesak nafas akibat penimbunan cairan di rongga sekitar paru-paru.
  • Lutut dan kantong zakar (pada pria) mengalami pembengkakan.

Nah, itulah ciri-ciri dari penyakit ginjal bocor yang harus anda ketahui. Ciri-ciri tersebut memang sering muncul dan dialami sebagai pertanda adanya penyakit ginjal bocor yang menyerang. Dengan mengenali ciri-ciri penyakit ginjal bocor tersebut, diharapkan anda bisa segera tanggap untuk melakukan tindakan penanganan jika suatu saat mengalami hal serupa dengan gejala atau ciri-ciri ginjal bocor tersebut. Kenali Ciri-Ciri Penyakit Ginjal Bocor Berikut Ini !

Baca Juga : Mengenal Ciri-Ciri Penyakit Alzheimer

Mengenal Ciri-Ciri Penyakit Alzheimer

Mengenal Ciri-Ciri Penyakit Alzheimer

Mengenal Ciri-Ciri Penyakit Alzheimer

Alzheimer adalah sebuah penyakit yang sering ditemukan pada orang lanjut usia. Penyakit berupa kondisi kelainan yang ditandai dengan menurunnya daya ingat, menurunnya kemampuan berpikir dan berbicara, serta berubahnya perilaku penderita akibat gangguan yang terjadi di dalam otak yang bersifat progresif atau perlahan-lahan.

Baca : Cara Menghilangkan Bercak Putih

Alzheimer merupakan penyakit yang terus berkembang dari waktu ke waktu sesuai dengan kondisi kerusakan yang terjadi dalam otak. Gejala yang ditimbulkannya pun akan terus berkembang. Oleh karena, mari kita mengenal gejala atau ciri-ciri dari penyakit alzheimer ini !

  • Hilang Ingatan Sesaat

Salah satu yang menyebabkan seseorang mudah lupa ingatan adalah penyakit alzheimer. Pada tahap awal menderita alzheimer, pasien sering hilang ingatan sesaat. Kondisi tersebut biasanya terjadi saat melupakan percakapan yang sangat ringan. Hilang ingatan tersebut berbeda dengan hilang ingatan pada orang lanjut usia. Bahkan penderita alzheimer sampai tiba-tiba tidak bisa mengingat nama atau beberapa hal yang dekat dalam kehidupan sehari-harinya. Terkadang penderita juga sampai tidak bisa mengingat apa yang baru saja dilakukan.

  • Tidak Dapat Mengambil Keputusan

Gejala lainnya dari penyakit alzheimer adalah penderita tidak dapat mengambil keputusan untuk diri sendiri. Biasanya gejala seperti ini adalah sebuah kondisi di mana penderita tidak dapat memakai pakaian yang tepat, memakai pakaian yang terbalik, atau pakaian yang salah. Jadi penderita seperti kebingungan dan tidak dapat memilih apa yang harus dilakukannya.

  • Perubahan Suasana Hati

Tanpa alasan yang jelas, penderita alzheimer dapat mengalami perubahan suasana hati. Kondisi itu dapat terjadi ketika penderita merasakan cemas, mudah tersinggung dan marah, serta kebingungan.

Baca Juga : Ciri-Ciri Seseorang Menderita Penyakit Bronkitis

  • Sulit Berkonsentrasi

Tidak hanya masalah ingatan, penderita alzheimer juga bermasalah dalam berkonsentrasi. Penderita sering kali kesulitan untuk berkonsentrasi. Mereka biasanya akan menunjukkan gejala tersebut ketika melakukan pekerjaan yang rutin, yang sudah biasa dilakukan. Bahkan mereka bisa mengalami frustasi.

  • Sulit Berkomunikasi

Gejala lainnya dari penyakit alzheimer adalah kesulitan berkomunikasi. Gejala tersebut merupakan gejala yang paling sering terjadi. Gejala tersebut contohnya, penderita awalnya merasa ingin berkata atau berbicara sesuatu, namun tiba-tiba lupa apa yang akan diucapkannya. Pada akhirnya sering kali mereka jadi salah berucap atau salah berbicara.

  • Sering Kali Tidak Mengenali Waktu

Penderita alzheimer juga sering kali merasa tidak sadar waktu yang tengah mereka jalani, mereka mengira bahwa waktu itu siang, padahal sudah malam. Mereka juga sering kali tidak sadar berapa lama waktu yang telah dilalui. Misalnya, ketika keluar selama lima menit, mereka malah mengira sudah lima jam.

  • Gangguan Penglihatan

Penderita alzheimer juga sering mengalami gangguan penglihatan yang ditandai dengan berbagai kebingungan. Mereka biasanya tidak dapat melihat warna dengan benar, atau kesulitan membaca. Bahkan penderita juga bisa mengalami gangguan visual, yakni ketika mereka bercermin, mereka merasa bukan dirinya yang terlihat dalam bayangan cermin.

Baca : Cara Menghilangkan Bercak Putih

  • Melakukan Kegiatan Berulang-ulang

Penderita Alzheimer juga akan sering melakukan berbagai kegiatan yang berulang-ulang. Mereka bisa membuka pintu dan menutup berulang kali, berjalan mondar-mandir, pergi ke ruangan-ruangan yang terus menerus dan tingkah laku lain. Hal ini terjadi karena mereka merasa perlu bergerak dan ingin terlihat sibuk.

  • Kehilangan Fungsi Motorik

Jika penyakit alzheimer menyerang usia muda, salah satu gejalanya adalah gangguan fungsi motorik. Penyakit ini bahkan dapat membuat penderitanya tidak dapat melakukan hal yang ringan, seperti mengikat tali sepatu, mengancingkan baju, atau menggunakan berbagai perlengkapan. Hal tersebut dikarenakan adanya gangguan fungsi motorik.

  • Paranoid

Paranoid atau ketakutan berlebihan juga menjadi gejala penyakit alzheimer. Kondisi itu disebabkan perasaan mereka yang mencurigai ada tindakan jahat dari orang sekitar. Mereka bahkan merasa paranoid dari berbagai sudut, seperti penglihatan, prasangka dan pikiran. Bahkan mereka bisa saja sampao takut dengan keluarga.

Itulah beberapa gejala atau ciri-ciri penyakit alzheimer. Masih banyak sebenarnya ciri-ciri penyakit alzheimer ini, namun yang pasti gejala penyakit alzheimer ini cukup berkaitan satu sama lainnya. Jadi, Mengenal Ciri-Ciri Penyakit Alzheimer sangat penting, agar anda bisa mewaspadai kehadiran penyakit yang satu ini.

Baca Juga : Waspadai Ciri-Ciri Kanker Serviks Berikut Ini !

Ciri-Ciri Seseorang Menderita Penyakit Bronkitis

Ciri-Ciri Seseorang Menderita Penyakit Bronkitis

Ciri-Ciri Seseorang Menderita Penyakit Bronkitis

Bronkitis merupakan salah satu penyakit yang cukup berbahaya, dan tidak bisa dianggap sepele. Bronkitis adalah sebuah infeksi yang terjadi pada saluran pernapasan utama dari paru-paru atau bronkus yang menyebabkan peradangan pada saluran tersebut. Bronkitis sangat khas dengan batuk sebagai gejala atau ciri-cirinya, sehingga tidak jarang penyakit ini disebut sebagai batuk bronkitis. Namun pada dasaranya gejala bronkitis tidak hanya batuk saja, ada beberapa gejala lainnya yang juga sering muncul. Ketahuilah gejala atau ciri-ciri penyakit bronkitis, agar jika anda mengalaminya, maka anda bisa segera melakukan tindakan penanganan, sebelum penyakitnya bertambah parah.

Baca : Cara Menghilangkan Bercak Putih

Bronkitis bisa bersifat akut dan bisa juga bersifat kronis. Pada kedua jenis bronkitis tersebut, ada beberapa gejala yang membedakannya. Namun keduanya sama-sama perlu ditangani dengan tepat agar tidak membahayakan. Dan berikut ini adalah gejala atau ciri-ciri dari penyakit bronkitis :

Gejala Bronkitis Akut

1. Batuk Yang Tak Kunjung Sembuh

Seperti yang telah dikatakan di awal, bahwa penyakit bronkitis ini dicirikan dengan gejala yang khas berupa batuk. Tapi tidak semua batuk merupakan gejala bronkitis. Batuk yang menunjukkan sebagai gejala penyakit bronkitis biasanya adalah batuk yang cukup lama sekitar 10 sampai 20 hari tidak juga kunjung ssembuh. Batuk akibat penyakit bronkitis biasanya akan menghasilkan lendir yang bening, sehingga penderita kadang tidak menyadarinya. Namun jika lendirnya berwarna kehijauan berarti ada infeksi bakteri yang juga menyertai. Jadi, jika anda menderita batuk sampai berminggu-minggu, maka sebaiknya anda periksakan ke dokter untuk memastikan penyebabnya.

2. Sakit Tenggorokan

Ciri-ciri bronkitis selanjutnya adalah sakit tenggorokan. Sakit ini biasanya akan sangat mengganggu ketika makan atau batuk. Jadi, jika anda merasakan sakit tenggorokan, sebaiknya anda periksakan terlebih dahulu untuk mengetahui penyebabnya. Jangan sampai langsung mengobatinya dengan obat sakit tenggorokan atau permen sakit tenggorokan, tanpa tahu penyebab pastinya. Sebab, jika salah dalam penanganannya, bukan tidak mungkin sakit tersebut malah tambah parah.

Baca Juga : Waspadai Ciri-Ciri Kanker Serviks Berikut Ini !

3. Sesak Napas

Seperti yang telah dikatakan di awal, bahwa bronkitis merupakan penyakit yang menyerang sistem pernapasan, maka salah satu gejalanya adalah berkaitan dengan pernapasan, yaitu sesak napas. Ya, sesak napas menjadi salah satu gejala pada penyakit bronkitis. Sesak napas akan sangat mengganggu aktivitas, dan memerlukan penanganan khusus agar tidak mudah kambuh.

4. Napas Yang Pendek

Selain sesak napas, penderita bronkitis juga sering kali mengalami gangguan pernapasan sebagai gejalanya, yakni berupa napas yang pendek. Napas pendek tersebut akan mengganggu proses pernapasan. Kebutuhan oksigen tubuh pun menjadi lambat terpenuhi. Selain itu, napas yang kurang panjang akan membuat penderita menjadi mudah lelah.

5. Kelelahan

Bronkitis juga menimbulkan gejala berupa kelelahan yang tidak biasa. Penderita bronkitis akan mudah lelah meski hanya melakukan aktivitas yang tidak terlalu berat. Kelelahan juga sebenarnya merupakan hal yang biasa terjadi pada orang sakit, namun jika kelelahan disertai gejala batuk, maka mungkin itu menandakan anda tengah menderita penyakit bronkitis.

Baca : Cara Menghilangkan Bercak Putih

6. Demam

Demam memang merupakan salah satu gejala yang sering muncul pada banyak penyakit. Jadi, gejala yang satu ini tidak khas sebagai gejala bronkitis. Namun jika demam disertai batuk berdahak dan lama tak kunjung sembuh, maka anda patut mencurigainya sebagai gejala penyakit bronkitis.

7. Sakit di Bagian Tubuh Tertentu

Penderita bronkitis juga akan merasakan sakit di bagian tubuh tertentu, yang membuat penderita merasa kurang prima untuk melakukan aktivitas seperti biasa. Dan untuk memastikannya sebagai gejala penyakit bronkitis, diperlukan pemeriksaan.

8. Hidung Meler atau Ingusan

Gejala yang satu ini sebenarnya sangat khas dengan sakit pilek atau flu. Namun tidak hanya itu saja, ingusan atau hidung meler juga bisa menjadi ciri-ciri penyakit bronkitis, apalagi jika gejalanya juga disertai dengan batuk-batuk yang berlangsung lama.

9. Mual

Mual juga bukan gejala yang khas pada penyakit bronkitis. Namun gejala ini juga sering mucul pada penyakit bronkitis yang menunjukkan bahwa mual juga bisa menjadi tanda menderita bronkitis. Dan perasaan mual tersebut biasanya akan membuat nafsu makan jadi menurun.

Baca Juga : Kenalilah Ciri-Ciri Penyakit Vitiligo !

10. Diare

Diare menjadi gejala selanjutnya yang juga sering muncul pada penyakit bronkitis. Meskipun cukup jarang dan tidak khas sebagai gejala penyakit bonkitis.

Gejala Bronkitis Kronis

11. Batuk Yang Menghasilkan Banyak Lendir

Pada bronkitis kronis, gejalanya memang tidak jauh berbeda, hanya saja mungkin tingkat keparahan dari gejalanya terlihat jelas. Salah satunya adalah dari gejala batuk. Pada bronkitis kronis, lendir yang dihasilkan dari batuk cenderung lebih banyak dari bronkitis akut.

12. Napas Yang Berbunyi

Pada bronkitis kronis juga cenderung menyebabkan napas berbunyi. Bisa juga ketika tidur mereka mengeluarkan suara saat bernapas. Gejala tersebut menunjukkan adanya gangguan pada sistem pernapasan.

13. Dada Yang Tidak Nyaman

Pada bronkitis kronis juga sering muncul gejala berupa rasa tidak nyaman pada dada, seperti terasa sesak atau sakit. Gejala tersebut berkaitan dengan letak paru-paru yang berada di bagian dada.

Itulah beberapa gejala yang patut anda waspadai sebagai ciri-ciri dari penyakit bronkitis. Oleh karena itu, waspadalah ketika anda mengalami salah satu dari beberapa gejala di atas, terutama jika anda mengidap batuk dalam kurun waktu yang lama tak kunjung sembuh. Karena jika anda terlambat melakukan tindakan untuk menanganinya, maka resikonya cukup berbahaya bagi kesehatan anda.

Baca : Cara Menghilangkan Bercak Putih

Waspadai Ciri-Ciri Kanker Serviks Berikut Ini !

Waspadai Ciri-Ciri Kanker Serviks Berikut Ini !

Waspadai Ciri-Ciri Kanker Serviks Berikut Ini !

Kanker serviks merupakan salah satu jenis kanker yang sangat berbahaya. Penyakit ini menempati peringkat ke-3 sebagai penyakit kanker yang banyak terjadi dan banyak menyebabkan kematian. Bahkan di Indonesia sendiri, kanker serviks selalu muncul setidaknya 40-45 kasus baru, di mana 20-25 diantaranya menyebabkan kematian setiap harinya.

Baca : Cara Menghilangkan Bercak Putih

Dengan tingkat keganasannya seperti itu, kanker serviks pun menjadi salah satu penyakit yang paling ditakuti oleh setiap wanita di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Angka penderita dan kematian yang cukup tinggi pada penyakit kanker serviks tersebut sebenarnya tidak begitu mengejutkan. Pasalnya, kanker serviks ini sulit terdeteksi pada tahap awal, karena jarang menimbulkan gejala yang berarti. Sampai setelah sel kanker melakukan invasi ke dalam jaringan yang lebih dalam hingga menyebar ke jaringan atau organ sekitarnya, maka beberapa gejala biasanya baru akan muncul. Dan berikut ini adalah beberapa gejala yang merupakan ciri-ciri dari penyakit kanker serviks, antara lain :

  • Muncul flek atau pendarahan di luar menstruasi. Bercak darah atau pendarahannya biasanya ringan, dan ini merupakan gejala awal yang patut anda curigai. Meskipun memang tidak semua pendarahan di luar menstruasi menjadi gejala kanker serviks. Hanya saja anda memang harus waspada terhadap penyakit kanker serviks ini.
  • Mengalami menstruasi yang lebih lama dari biasanya. Kondisi ini patut anda waspadai, karena bisa jadi ketika menstruasi anda lebih lama dari biasanya disebabkan oleh adanya masalah pada rahim. Segera konsultasikan ke dokter untuk mengetahui penyebabnya.
  • Ketika menstruasi, darah yang keluar lebih banyak dari biasanya. Kondisi tersebut juga patut untuk anda waspadai, karena darah menstruasi yang lebih banyak dari biasanya bisa menjadi pertanda adanya penyakit kanker serviks. Jadi, sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk memastikannya. Baca Juga : Kenalilah Ciri-Ciri Penyakit Vitiligo !
  • Mudah mengalami pendarahan pada vagina atau pada rahim, misalnya mengalami pendarahan setelah melakukan hubungan seksual, atau mengalami pendarahan saat melakukan pemeriksaan panggul dengan memasukkan alat ke jalan lahir. Hal ini patut diwaspadai sebagai tanda-tanda kanker serviks, karena ketika serviks mengalami suatu perubahan menjadi ganas, maka jaringan tersebut akan menjadi rapuh dan mudah berdarah.
  • Sering merasakan nyeri pada saat berhubungan seksual. Penyebabnya tidak jauh berbeda dengan poin sebelumnya, bahwa ketika serviks mengalami keganasan, maka akan lebih sensitif karena proses peradangan dan kematian sel. Sehingga akan mudah terasa nyeri ketika tersentuh.
  • Nyeri juga akan terasa di sekitar panggul. Gejala ini sering tidak terduga, dan penyebabnya juga sama, yaitu nyeri di sekitar panggul terjadi akibat proses peradangan pada serviks.
  • Mengalami pendarahan pasca menopause. Padahal, jika seorang wanita sudah memasuki masa menopause, maka tidak ada lagi darah haid. Oleh karenya, jika terjadi pendarahan setelah masa tersebut, maka patut diwaspadai. Bisa jadi itu merupakan pertanda adanya masalah yang serius berkaitan dengan rahim anda.
  • Mengalami keputihan yang tidak biasa. Bisa berupa lendir-lendir, bisa bercampur dengan nanah, atau bahkan bisa juga bercampur darah kotor.
  • Kehilangan nafsu makan. Kondisi ini memang sering terjadi pada hampir semua jenis kanker, dan salah satunya adalah pada kanker serviks. Hal ini dikarenakan zat-zat toksin yang dihasilkan oleh sel kanker. Jadi patut diwaspadai juga ketika anda kehilangan nafsu makan.
  • Mengalami penurunan berat badan yang cukup drastis tanpa penyebab yang jelas. Kondisi ini juga bisa menjadi pertanda kanker jenis lainnya. Baca : Cara Menghilangkan Bercak Putih
  • Kelelahan yang berlebihan atau merasa lemah. Hal ini disebabkan karena kekurangan darah akibat pendarahan seperti yang sudah dijelaskan pada poin-poin sebelumnya. Atau bisa juga terjadi akibat zat-zat beracun yang dihasilkan oleh sel kanker.
  • Sakit punggung. Hal ini bisa terjadi jika kanker sudah menyebar pada tulang punggung. Oleh karena itu, jika merasakan sakit punggung tanpa alasan yang jelas, bisa jadi itu merupakan pertanda kanker serviks. Jadi, patut anda waspadai.
  • Nyeri atau bengkak pada kaki. Kondisi ini juga akan terjadi jika kanker sudah menyebar hingga ke kelenjar getah bening yang ada di lipatan paha. Itu terjadi karena aliran limfatik (getah bening) telah terhambat.
  • Keluarnya cairan urin atau feses dari jalan lahir. Kondisi ini akan terjadi jika kanker sudah menyebar hingga ke sekat yang memisahkan jalan lahir dengan jalan feses (tinja) di bagian belakang atau menyebar hingga ke sekat yang memisahkan jalan lahir dengan kandung kemih. Sekat akan menjadi rapuh dan akhirnya bocor. Oleh karena itu, feses ataupun urin bisa merembes atau bocor hingga keluar dari jalan lahir.
  • Mudah mengalami patah tulang. Kondisi ini juga akan terjadi jika kanker sudah menjalar hingga menyebabkan kanker tulang. Tulang yang terkena kanker memang akan lebih rapuh dan mudah patah meskipun hanya terkena benturan ringan.

Itulah beberapa gejala yang patut anda waspadai sebagai ciri-ciri dari penyakit kanker serviks. Oleh karena itu, waspadalah ketika anda mengalami salah satu dari beberapa gejala di atas. Karena jika anda terlambat melakukan tindakan untuk menanganinya, maka resikonya adalah kanker tersebut bisa bertambah parah dan mengancam nyawa anda.

Baca Juga : Pantangan Untuk Penderita Penyakit Vitiligo

Ciri-Ciri Terkena Penyakit Demam Berdarah

Ciri-Ciri Terkena Penyakit Demam Berdarah

Ketahuilah Ciri-Ciri Terkena Penyakit Demam Berdarah yang akan kami sampaikan berikut ini ! Jika anda mengalami hal yang serupa dengan ciri-ciri tersebut, segera periksakan ke dokter untuk memastikannya ! Dan jika anda positif menderita penyakit demam berdarah, segera lakukan pengobatan yang tepat !

Mengenal Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD)

Penyakit demam berdarah atau yang lebih dikenal dengan penyakit DBD (Demam Berdarah Dengue) adalah penyakit demam yang disebabkan oleh virus dengue. Virus tersebut ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegipty atau Aedes Albopictus yang berkelamin betina. Biasanya nyamuk dengan kaki berwarna belang-belang putih ini menggigit mangsanya (manusia) pada siang hari. Maka dari itu jika ada nyamuk bercirikan seperti ini haruslah waspada, terutama di siang hari.

Ciri-Ciri Terkena Penyakit Demam Berdarah

Penyakit demam berdarah merupakan salah satu penyakit yang cukup berbahaya, dan menjadi salah satu momok menakutkan bagi setiap orang. Pasalnya, tidak sedikit penderitanya yang meninggal dunia. Dampak dari virus dengue penyebab demam berdarah dapat menyebabkan gangguan pada pembuluh darah kapiler serta mengganggu sistem pembekuan darah. Hal inilah yang mengakibatkan penyakit DBD menjadi mematikan, karena bisa mengalami pendarahan.

Dan untuk mengantisipasi jika suatu waktu terkena penyakit demam berdarah, kenalilah ciri-ciri dari penyakit demam berdarah berikut ini :

  • Mendadak panas tinggi selama 2 – 7 hari, tampak lemah lesu suhu badan antara 38ºC sampai 40ºC atau lebih.
  • Tampak binti-bintik merah pada kulit dan jika kulit direnggangkan bintik merah itu tidak hilang.
  • Kadang-kadang perdarahan di hidung (mimisan).
  • Mungkin terjadi muntah darah atau berak darah
  • Tes Torniquet positif
  • Adanya perdarahan yang petekia, akimosis atau purpura
  • Kadang-kadang nyeri ulu hati, karena terjadi perdarahan di lumbung
  • Bila sudah parah, penderita akan merasa gelisah, berkeringat, ujung tangan dan kaki dingin.

Nah, itulah beberapa ciri-ciri penyakit demam berdarah. Jika anda mengalami hal yang serupa dengan ciri-ciri tersebut, segera periksakan ke dokter untuk memastikannya. Jika anda positif terkena penyakit demam berdarah, maka segeralah lakukan pengobatan demam berdarah. Sebab, jika dibiarkan begitu saja, maka bisa menyebabkan kematian.

Setelah mengenali Ciri-Ciri Terkena Penyakit Demam Berdarah, kini saatnya kami rekomendasikan obat yang bagus dan tepat untuk mengobati penyakit demam berdarah, yaitu obat herbal Ace Maxs yang dibuat dari perpaduan kulit manggis serta daun sirsak. Obat herbal ini Sudah terdaftar di BPOM RI dan DEPKES RI, serta khasiatnya pun sudah terbukti dirasakan langsung oleh konsumennya itu sendiri. Untuk mengetahui informasi lebih lengkapnya Klikk Gambar Dibawah Ini !!!

Obat Demam Berdarah

Ciri-Ciri Terkena Penyakit Demam Berdarah

Baca Juga :