Kelola Stres Bisa Membantu Pasien Mengendalikan Vitiligo

Kelola Stres Bisa Membantu Pasien Mengendalikan Vitiligo

Ya, Kelola Stres Bisa Membantu Pasien Mengendalikan Vitiligo, karena stres merupakan salah satu faktor yang diduga kuat menjadi pemicu terjadinya vitiligo. Stres juga ditenggarai dapat membuat penyakit vitiligo menyebar ke seluruh bagian tubuh atau bertambah parah.

Kelola Stres Bisa Membantu Pasien Mengendalikan Vitiligo

Vitiligo adalah gangguan kesehatan yang menyebabkan penderitanya kehilangan warna atau pigmen kulit sehingga kulit menjadi berwarna putih. Tingkat keparahan dari pudarnya warna kulit tersebut bervariasi tergantung dari seberapa lama penyakit ini telah berkembang. Kulit yang bisa terkena penyakit ini bisa di bagian mana saja dari anggota tubuh tanpa kecuali. Bahkan penyakit ini bisa menjangkiti rambut, bagian dalam mulut dan juga mata. Penyakit ini bisa dialami oleh orang-orang dengan tipe kulit apapun. Namun, penyakit ini lebih sering diderita oleh orang yang memiliki warna kulit gelap. Vitiligo sebenarnya tidak mengancam jiwa penderitanya, namun penderita biasanya mengalami stres berat karena kondisi yang ditimbulkan dan kehilangan rasa percaya diri akibat tampilan kulit yang tidak terlihat normal. (Baca Juga : CARA MENGHILANGKAN BERCAK PUTIH)

Penyebab Vitiligo

Vitiligo adalah penyakit jangka panjang yang sulit untuk disembuhkan dalam waktu singkat. Pengobatan penyakit ini hanya bertujuan untuk mengurangi efek yang ditimbulkannya.

Warna kulit seseorang yang didiagnosa menderita vitiligo semakin lama akan semakin memudar. Warna pada kulit ditentukan oleh melanin yang dihasilkan oleh sel-sel melanosit. Pada penderita vitiligo, melanosit yang dibutuhkan tidak mencukupi untuk dapat menghasilkan melanin. Maka yang muncul adalah warna bercak putih di kulit, begitupun di rambut.

Penyebab penyakit ini belum diketahui secara pasti. Namun para ahli menduga kemungkinan penyakit ini disebabkan oleh beberapa faktor berikut ini :

  • Keturunan

Jika ada anggota keluarga yang menderita vitiligo maka biasanya berpotensi untuk menurunkannya ke anggota keluarga lainnya.

  • Kondisi tertentu

Beberapa kondisi tertentu bisa memicu munculnya penyakit virtiligo. Kondisi tersebut seperti stres, terpapar bahan-bahan kimia berbahaya, serta terbakar sinar matahari secara terus menerus.

  • Kelainan pada melanin

Seperti yang telah disebutkan bahwa melanin merupakan penghasil warna kulit. Jika terjadi kelainan pada melanin seperti kurangnya jumlah melanosit penghasil melanin, maka penyakit virtiligo bisa menyerang.

  • Penyakit autoimun

Kondisi autoimun juga ditenggarai menjadi salah satu penyebab adanya penyakit ini. Autoimun sendiri adalah kondisi dimana sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang sel-sel tubuh yang masih sehat. Melanosit yang merupakan sel-sel pembentuk malanin atau warna kulit kemungkinan diserang oleh sistem kekebalan tubuh sehingga jumlahnya semakin sedikit. (Baca Juga : Obat Jantung Bocor)

Gejala Vitiligo

Semua bagian kulit bisa terserang penyakit vitiligo. Penyakit ini juga bisa terjadi pada bagian tubuh lain, seperti rambut dan bagian dalam hidung serta mulut. Namun, kulit yang sering terpapar sinar matahari lebih beresiko terhadap penyakit ini seperti kulit dibagian bibir, wajah, tangan, kaki dan leher. Rambut juga bisa terkena efek dari penyakit ini misalnya alis, bulu mata, bahkan janggut sekalipun. Penyakit vitiligo bisa ditandai dengan beberapa gejala yang dapat terlihat pada seseorang, yaitu muncul bercak-bercak. Bercak-bercak pada awal kemunculannya akan terlihat memiliki warna yang sedikit lebih muda dari kulit normal. Setelah beberapa waktu, warna kulit akan semakin terlihat berwarna putih.

Bercak-bercak berwarna putih pada kulit yang terkena penyakit ini tidak terasa sakit. Namun bercak tersebut bersifat permanen serta rentan terbakar sinar matahari. Bercak yang lebih parah sebenarnya bisa dicegah jika penderita segera memeriksakan diri ke dokter saat mendeteksi adanya perubahan yang abnormal pada wana kulit.

Dari penjelasan di atas bisa kita simpulkan bahwa stres merupakan salah satu faktor yang diduga menjadi pemicu terjadinya vitiligo. Stres juga sangat berisiko menyebabkan kondisi vitiligo semakin parah dan berkembang. Oleh karena itu, penderita vitiligo sangat dianjurkan untuk bisa mengelola stres dan juga mengelola emosi mereka. Selain itu, beberapa pantangan yang juga perlu dihindari oleh para pasien vitiligo agar penyakitnya tidak terus berkembang dan juga bisa dikendailkan dengan baik, meskipun untuk menyembuhkannya secara permanen memang bukan perkara yang mudah. Tapi percayalah bahwa setiap penyakit itu pasti bisa disembuhkan dan pasti ada obatnya. Asalkan selalu ada usaha dan upaya yang keras untuk melakukan penyembuhan.

Jadi, Kelola Stres Bisa Membantu Pasien Mengendalikan Vitiligo. Untuk itu, jika Anda menjadi salah satu penderita vitiligo, kelola stres Anda, hindari stres, serta lakukan upaya pengobatan dengan maksimal dan yakinlah bahwa penyakit vitiligo Anda bisa diobati!

Baca Juga :

Ada Bercak Putih di Muka, Apakah Penyebabnya?

Seperti Inilah Ciri-Ciri Penyakit Gondok

Mengenal Bagaimana Ciri-Ciri Penyakit Glaukoma

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *